Wednesday, 25 April 2018 12:26

Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat “A LA” Donald Trump

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

 

 

Meskipun sering dikecam karena gaya kepemimpinannya, Donald Trump tetap saja seorang pimpinan negara adi daya, Amerika Serikat. Bahkan Trump membuat setidaknya 2 kejutan dalam tahun 2018. Pertama adalah rencana pertemuan dirinya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un beberapa waktu mendatang. Kejutan kedua adalah, memerintahkan pasukannya dan didukung sekutu AS, Inggris dan Perancis melakukan serangan di Suriah beberapa waktu.

Untuk urusan Asia Timur, khususnya persoalan Semenanjung Korea, Trump didatangi sekutunya, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Keduanya membahas persoalan ini sebagai salah  agenda pertemuan mereka. Meskipun demikian keduanya tidak bersepakat dalam soal perdagangan.

Sepekan setelah itu, bahasan Trump bergeser ke kawasan Asia Barat. Kali ini sekutu Amerika Serikat dalam penyerangan di Suriah, Presiden Perancis, Emmanuele Macron menyambanginya Selasa ( 24 April 2018 ). Keduanya mendiskusikan persoalan di Suriah dan JCPOA, Rencana Aksi Komprehensif Gabungan yang ditandatangani Irang dengan enam negara, Amerika Serikat, RRT, Rusia, Inggris, Perancis dan Jerman di Lausanne, Swiss, 2 April 3 tahun yang lalu dan akan berakhir 12 Mei 2018. Trump tampaknya tidak berkenan melanjutkan JCPOA itu karena menganggapnya “terburuk dalam sejarah”.

Entah disadari atau tidak, Trump memainkan peran penting baik di Asia Timur maupun Asia Barat. Jika Trump dan sekutu menjaga komitmen untuk mewujudkan perdamaian di Asia Barat, seharusnya Trump tetap berupaya mewujudkannya, apakah itu melalui proses damai di Suriah, di Palestina dan juga tidak serta merta menolak JCPOA dengan Iran.

Sebaliknya di Asia Timur, tampaknya aura yang lebih positif bagi Amerika Serikat untuk menyelesaikan persoalan nuklir dengan Korea Utara. Pertemuan kedua Korea mendekatkan kepada terwujudnya jembatan emas perdamaian di Semenanjung. Pertemuan Donald Trump – Kim Jong Un menjamin perdamaian abadi di Semenanjung Korea.

Kita berharap Amerika Serikat benar-benar berkomitmen akan perdamaian. Karena hanya dengan perdamaian dunia dapat berbagi kesejahteraan bagi semua. 

Read 158 times Last modified on Tuesday, 01 May 2018 15:44