warna warni

warna warni (188)

04
December

24 November lalu, Rektor Institut Teknologi Bandung-IPB, Dr. Arif Satria secara resmi membuka Botani Mart yang berlokasi di Jalan Raya Dramaga, Bogor. Botani Mart merupakan  tempat belanja produk-produk pertanian hasil inovasi peneliti IPB dan menjadi etalase bagi produk inovasi IPB yang unik, khas serta punya value yang lebih baik dari produk lain. Misalnya bibit pohon nangka yang bisa berbuah saat ukuran pohon masih pendek dan kecil tetapi buahnya besar dan manis. Selain itu, Botani Mart IPB juga merupakan integrated mart dimana di dalamnya ada agrotourism, agrimart, travel yang berkesinambungan, jual beli buah, tanaman hias, bibit, pupuk dan sayur mayur. Sebagai salah satu unit bisnis penunjang dari Direktorat Bisnis dan Manajemen Aset Komersial IPB, Botani Mart juga  diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. 

Menurut Rektor IPB, lokasi Botani Mart harus strategis dan tempatnya harus asik. Karena itu, Botani Mart memadukan keindahan alam dengan kreativitas milenial plus tradisi kuliner lokal yang menghidangkan masakan khas seperti jamur, sayuran dan ikan, sehingga Botani Mart IPB ini juga sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti Laconi, MS menyampaikan bahwa produk inovasi yang dipasarkan di Botani Mart IPB ini sudah mengikuti uji kualitas. Ke depan, Prof. Erika berharap produk yang siap diluncurkan sudah ada brand IPB yang tersertifikasi.

Prof Erika menambahkan target tahun depan, ada tiga konsep yang akan dikerjakan yaitu pengembangan air minum (mineral), pengembangan pabrik roti dan agro tourism. Menurutnya  IPB harus punya pabrik air minum mineral, punya pabrik roti tanpa terigu yang lebih enak dan sehat dan agro tourism yang besar. Selain menjadi tempat yang menjual produk Inovasi IPB, di Botani Mart masyarakat juga akan memperoleh edukasi. Botani Mart juga punya misi memberikan edukasi kepada pengunjung tentang Botanical Knowledge. Di sini pengunjung dapat mengenal bunga-bunga dan buah lokal.

 

03
December

Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Dari 40 ribu jenis tumbuhan di negara kita,  6000 hingga 7500 jenis merupakan tanaman obat. Hal ini tercatat oleh Kementerian Kesehatan RI melalui Riset Tumbuhan dan Jamu pada 2012-2017. Untuk itu, Yayasan Kebun Raya Indonesia-YKRI akan membangun Kebun Raya Tanaman Obat.  Alasan membangun Kebun Raya Tanaman Obat ini adalah terinspirasinya YKRI terhadap kebun raya Padua Italia. Kebun raya tersebut merupakan kebun raya tanaman obat yang juga menjadi laboratorium serta penelitian obat-obatan dan menjadi tempat praktik untuk mahasiswa dan ahli di Italia.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Laksana Tri Handoko mengatakan bahwa potensi tanaman obat di Indonesia sangat besar. Oleh sebab itu perlu dibuat Kebun raya karena salah satu fungsi kebun raya adalah melakukan konservasi untuk menyelamatkan tumbuhan yang sudah terancam punah, termasuk di dalamnya tumbuhan obat. Menurut data LIPI ada 1.300 jenis tumbuhan yang bisa dikembangkan sebagai tanaman obat. Namun baru 200 jenis yang  diketahui sehingga masih banyak peluang-peluan untuk eksplorasi dan riset. Ia berharap, melalui Kebun Raya Tanaman Obat ini nantinya potensi 900-an jenis tumbuhan obat yang belum teridentifikasi dan belum ditemukan bisa dikembangkan. 

YKRI bersama-sama mengajak masyarakat luas untuk terus melakukan pelestarian serta menggali potensi untuk menciptakan Kebun Raya Tanaman Obat di Indonesia. Wakil Ketua II YKRI Sonny Keraf mengatakan, ide membangun kebun raya tanaman obat ini akan mulai dijalankan tahun 2019. Meskipun demikian, ia belum memastikan lokasi Kebun raya tanaman obat. Inisiasi pembuatan Kebun Raya Tanaman Obat ini sangat penting, karena salah satu kekuatan di Indonesia adalah sumber Keanekaragaman Hayati.

 

02
December

Edisi kali ini mengetengahkan topik mengenai Wakili Indonesia, Kota Surabaya Masuk Nominasi   Guangzou Award 2018.

Kota Surabaya kembali masuk nominasi Guangzhou Award 2018. Ini merupakan ke-empat kalinya kota Surabaya ikut serta dalam bertaraf ajang internasional ini. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku optimistis, Surabaya bisa meraih penghargaan prestisius tersebut kali ini. Pemerintah Surabaya masih berupaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Ada beberapa progres pembangunan yang saat ini sedang dilakukan antara lain, perbaikan saluran air, pelebaran jalan dan penambahan kapasoitas rumah pompa. Tri Rismaharini mengatakan, warga yang mendukung pembangunan oleh Pemerintah Surabaya itu juga dapat berpartisipasi dalam Guangzhou award. Warga dapat memposting vote pada link: vote. guangzhouaward.org/EN/vote.aspx. 

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, M. Fikser, mengatakan bersamaan dengan acara United Cities and Local Government (UCLG) beberapa waktu lalu, para juri The Guangzhou International Award for Urban Innovation 2018 sudah datang ke Surabaya untuk menilai apakah proposal yang diajukan sama dengan kondisi di lapangan. Mereka datang tanpa pemberitahuan dan tidak mau ditemani pemerintah Kota Surabaya. M. Fikser seperti dikutip dari Akurat.co mengatakan mereka ingin lihat dampak yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya secara langsung. Dari 900 kota, telah diseleksi menjadi 169 kota dari 66 negara, kemudian diseleksi lagi menjadi 15 kota, dan Surabaya salah satunya.

 

 

 

Sementara itu, Director of Guangzhou Institute for Urban Innovation, Nicholas You, mengungkapkan alasan Surabaya dipilih sebagai nominator Guangzhou Award 2018. Menurutnya, inisiatif yang dilakukan Risma dengan melibatkan elemen masyarakat telah menjadi gerakan sosial, seperti pembayaran transportasi umum (Bus Surabaya) menggunakan botol plastik bekas. Tidak hanya itu, inisiatif Kota Surabaya dalam mengolah limbah sangat kreatif dan didasarkan pada model bisnis yang murah serta berkelanjutan. Dikatakannya, walaupun populasi berkembang jumlah limbah yang dihasilkan berkurang. Hal ini dapat dicontoh oleh negara lain. Nicholas mengatakan Surabaya sudah layak disebut sebagai kota berkelanjutan. Hal itu didasarkan pada sistem pengelolaan limbah yang partisipatif, yang menjadi indikator kunci dalam perubahan perilaku. Hal ini juga bisa menjadi salah satu bahan terpenting memperkenalkan perubahan di sektor lainnya, seperti transportasi, energi, keselamatan dan nutrisi.

Mewakili Indonesia, Surabaya akan bersaing dengan 15 kota untuk bisa meraih penghargaan prestisius itu. Kota tersebut adalah Brussels (Belgia), Dangbo (Benin), Federal Distric (Brasil), Vaudreuil-Dorion (Kanada), Vancouver (Kanada), Guangzhou (China), Nanning (China), Bogota (Kolombia), Curridabat (Kolombia), Senftenberg (Jerman), Isfahan (Iran), Hong Kong (China), Eliat (Israel), Kfar Saba (Israel) dan Bologna (Italia).
Kota-kota yang terpilih tersebut akan diundang ke Guangzhou pada awal Desember ini. Di sana, juri akan memutuskan pemenang berdasarkan presentasi serta aplikasi tertulis yang sudah disiapkan setiap kota.

27
November

 

 

16 November kemarin, Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua. Di Monumen yang letaknya tak jauh dari Bandara Mopah ini, tersimpan tujuh mimpi besar anak-anak Indonesia untuk 70 tahun ke depan. Peletakkan kapsul waktu ke dalam cangkang ini dilakukan oleh 36 anak-anak muda Indonesia. Menurut Presiden, Monumen seluas 2,5 hektar ini memiliki bentuk seperti Markas Avengers yang sangat futuristik. Presiden menilai, kapsul waktu ini memiliki jiwa dan semangat yang sama dengan para Avengers. Para Avengers, bukan hanya punya mimpi besar.Namun juga melakukan tindakan yang besar untuk melindungi banyak orang.

Tujuh mimpi anak-anak muda Indonesia dikumpulkan selama ekspedisi Kapsul Waktu sejak 22 September 2015. Ekspedisi itu digelar di 43 kota di 34 provinsi sejauh 24.089 kilometer dari Sabang sampai Merauke. Di setiap provinsi, anak-anak muda menuliskan keinginannya dalam 70 tahun kedepan yang kemudian disimpan permanen di monumen, sehingga kelak di tahun 2085 dibuka oleh penerus selanjutnya. Tujuh mimpi anak-anak bangsa tersebut, antara lain Pertama, SDM Indonesia kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Kedua, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Ketiga, Indonesia sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia. Keempat, masyarakat dan aparatur pemerintah bebas dari perilaku korupsi. Kelima, membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Keenam, Indonesia sebagai negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. Dan ketujuh, Indonesia sebagai barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

Monumen Kapsul Waktu berupa bangunan tugu dengan pintu yang mewakili suku asli Merauke, yakni Malind, Muyu, Mandobo, Mappi dan Auyu, sebagai penjaga tugu. Di dalam Monumen terdapat relief mengenai perjalanan Indonesia, Pancasila, serta kebudayaan Papua. Sementara 1,5 hektar arealnya menjadi alun-alun. Selain menjadi ruang terbuka publik dan lokasi wisata bagi masyarakat Merauke, Monumen Kapsul Waktu diharapkan dapat membangkitkan pertumbuhan ekonomi lokal.

 

26
November

 

Dalam edisi Warna Warni kali ini saya sajikan informasi mengenai Dosen IPB Raih Penghargaan dari Presiden Prancis

Ika Amalia Kartika, dosen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor ( IPB) tedorong mengembangkan energi terbarukan berupa biodiesel dari biji buah nyamplung. Biji buah nyamplung adalah biji dihasilkan dari tanaman nyamplung. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah pesisir pantai maupun di tepi sungai. Sampai saat ini biji buah nyamplung belum banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut memotivasi Ika untuk memanfaatkan biji buah nyamplung sebagai bahan biodiesel.

Ika Amalia saat ini tengah mengembangkan riset mengenai pembuatan biodiesel dari biji buah nyamplung. Pengembangan riset tersebut mencakup pemurnian minyak nyamplung dari resin, dan produk sampingan dari biji buah nyamplung. Melalui penelitiannya, Ia berpartisipasi dalam kegiatan "Make Our Planet Great Again" tahun 2018, sebuah program diinisasi pemerintah Prancis sebagai upaya dalam penanganan pemanasan global.  Program tersebut diperuntukkan bagi peneliti, mahasiswa doktoral, dan mahasiswa internasional. Pada program yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara ini, Ika mendapat penghargaan Laureate dari Presiden Prancis bulan Oktober lalu. Sebelum menggunakan biji buah nyamplung, awalnya Ika menggunakan buah jarak sebagai bahan baku biodiesel, namun ternyata kadar minyak buah jarak terlalu rendah. Ika memutuskan mencari pengganti buah jarak dan menemukan biji buah nyamplung. Menurutnya, kadar minyak dihasilkan dari biji buah nyamplung jauh lebih banyak dari buah jarak.

penggunaan biji buah nyamplung dalam proses pembuatan biodiesel ternyata sangat ramah lingkungan. Proses pembuatan biodisel dari biji buah nyamplung tidak perlu melakukan pembuatan minyak dan pemurnian terlebih dahulu. Proses pembuatan minyak dan pemurnian minyak dapat dihilangkan sehingga harga biodiesel dari biji buah nyamplung lebih murah. Meskipun biji buah nyamplung memiliki potensi besar sebagai bahan baku biodiesel, masih terdapat beberapa permasalahan dalam proses pembuatannya. Kandungan resin yang ditemukan dalam minyak nyamplung juga menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. 

22
November

Pameran kuliner SIAl Interfood 2018 dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 21 hingga 24 November di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. SIAL InterFOOD adalah pameran makanan internasional yang berafiliasi dengan pameran dagang Prancis Salon International de L’alimentation (pasar makanan global). Pameran tahunan ini akan menghadirkan stand makanan, minuman, peralatan horeca (hotel, restoran, kafe), layanan katering, dan roti. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rizki Handayani Mustafa, pameran kuliner SIAI Interfood 2018 akan mampu mendorong kebangkitan industri kuliner sekaligus menjadi daya tarik pariwisata di Indonesia. Rizki Handayani Mustafa menambahkan Industri kuliner Indonesia tumbuh pesat. Di kota-kota besar dan kecil sekarang mudah ditemukan restoran maupun gerai kopi dengan sajian modern. Kebangkitan kuliner juga tidak lepas dari besarnya devisa dari industri ini yang mencapai 30 persen dari total pengeluaran wisatawan 

Dengan berkolaborasi bersama berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar, chef, praktisi di bidang kuliner dan gastronomi bertaraf nasional daninternasional, pameran ini menyelenggarakan berbagai program antara lain SIAL Innovations yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan. Produk Pemenang Sial Innovations akan dipertunjukkan dalam semua jaringan pameran SIAL Interfood dari Perancis, Kanada, India, Cina, hingga Timur Tengah. Selain itu kegiatan La Cuisine Competition dengan berkolaborasi bersama World’s Chef dan Associations of CulinaryProffesionals (ACP) di mana event ini menjadi ajang pertemuan para profesional dalam bidang jasa makanan. Pada kesempatan itu para koki bertaraf internasional akan mendemonstrasikan keahliannya, sekaligus juga akan berlangsung kompetisi memasak para koki profesional dari berbagai negara. Ada pula kegiatan demo teh dan kompetisi menyeduh teh, seminar dan workshop mengenai kopi dan wine, juga pertemuan bisnis antar pelaku industri kuliner internasional.Tahun ini SIAl Interfood menargetkan 75.000 pengunjung untuk hadir. Sementara pada pameran SIAL INTERFOOD 2017 tahun lalu diikuti 900 peserta dari 33 negara dan 53.000 pengunjung dari 49 negara. Antara



 

21
November

Tiga judul film pendek Indonesia diputar di gedung bioskop di pusat Kota Ningbo, China, Sabtu, 17 November. Film-film pendek tersebut berjudul "Errorist of the Seasons", "Roda Pantura", dan "Indonesia Masih Subuh". Pemutaran film tersebut dalam rangka Festival Mikrofilm Internasional Ningbo (NIMF) Ke-3. Selain tiga film pendek, terdapat tiga judul film lainnya yang juga diputar di studio Cinema Ningbo. Ketiga film panjang itu adalah "Moonrise Over Egypt" yang disutradarai oleh Pandu Adiputra, "Kukejar Cinta ke Negeri Cina" (Chand Parwez Servia), dan "Sara&Fei Stadhuis Schandaal" (Adisoerya Abdi). NIMF Ke-3 dibuka oleh Wakil Ketua Lembaga Legislatif Kota Ningbo Zhang Minghua.Konsul Jenderal RI untuk Shanghai Siti Nugraha Mauludiah menawarkan kepada sutradara dan produser film dari China, Hong Kong, dan Taiwan yang berkumpul di ajang NIMF itu untuk  syuting film di Indonesia. Indonesia memiliki banyak lokasi syuting film yang indah. Tidak hanya di Bali, tapi ada di 10 lokasi wisata lainnya, ujarnya. Deputi Direktur Pemasaran Internasional Region III China Kementerian Pariwisata RI, Dedi Ahmad Kurnia, mengatakan bahwa Indonesia sudah memiliki pengalaman dalam penyediaan lokasi film. Salah satu film yang terkenal di dunia 'Eat, Pray, and Love' mengambil latar tempat di Bali. Pembukaan NIMF juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pusat Pengembangan Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Asosiasi Sinema Ningbo.

Film "Errorist of the Seasons" karya Rein M bercerita tentang fenomena sosial masyarakat di pinggiran Ibu Kota Jakarta yang mengais rezeki dengan menjadi ojek perahu karet saat terjadi banjir. Namun usaha tersebut berujung kegagalan karena pemerintah daerah setempat bisa mengatasinya dengan memperlancar arus sungai. Sementara Hizkia Subiyantoro mengetengahkan fenomena warung remang-remang di jalur pantai utara Jawa melalui film animasi berjudul "Roda Pantura". Sedangkan film "Indonesia Masih Subuh" yang diproduseri Fauzan Hazabi memotret kisah inspiratif tentang nasionalisme seorang bocah laki-laki yang bekerja sebagai tukang semir sepatu keliling.

12
November

Warisan budaya Indonesia asal Tanah Batak, Ulos Harungguan, mendapat penghargaan dari World Crafts Council (WCC), salah satu NGO yang berafiliasi dengan UNESCO. Kain Ulos Harungguan dipamerkan di Andaliman Hall, Kota Medan, setelah mendapatkan penghargaan dari WCC 2018. Sekitar 90 kain ulos dipamerkan, selain Harungguan, beberapa jenis diantaranya : Bintang Maratur, Suri-suri, Indigo, dan Bolean.

Perancang busana internasional dan kolektor ulos, Torang Sitorus mengatakan, ini bukan prestasi pertama yang dicapai kain Harungguan. Sebelumnya, ulos Harungguan menjadi suvenir dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Washington DC dan Bali, beberapa waktu lalu. Menurutnya, keunikan dari ulos Harungguan adalah kain ini hanya dibuat penenun dari Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kain ini merupakan replika dari kain tua, yang proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dan mengikuti pakem, diikat, dan motifnya tidak ada pengulangan. Kain diwarnai dengan bahan-bahan lokal yang terdapat di daerah Toba, yaitu dari akar mengkudu dan mahoni, yang difermentasi menjadi pewarna. Adapun perbedaan ulos Harungguan dengan kain Batak lainnya adalah tidak ada pengulangan motif dalam proses pembuatannya.Menurut Torang Sitorus, proses pembuatan satu lembar ulos Harungguan bisa memakan waktu hingga dua bulan. Sebelum menenun, prosesnya adalah pembentukan pola motif, pengikatan hingga pencelupan. Alhasil ulos Harungguan dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Satu lembar kain dihargai 5 hingga 10 juta rupiah. Setelah Harungguan,Torang akan mencari ulos dengan motif yang lain untuk dikembangkan. Torang juga berharap ulos mampu menjadi sebuah industri fashion yang dapat mendongkrak perekonomian para penenun di Toba.

30
October

Dalam edisi Warna Warni kali ini saya sajikan informasi Museum Tsunami Aceh Jadi Museum Terpopuler 2018. 

Tsunami menghantam Aceh pada 2004. Aceh membangun museum serta tugu untuk memperingati bencana alam luar biasa itu. Museum Tsunami Aceh meraih penghargaan sebagai Museum Populer di ajang Indonesia Museum Award 2018. Penghargaan sebagai museum populer ini diberikan pada Minggu 14 Oktober lalu. Penghargaan dari Indonesia Museum Award ini diikuti oleh 400 museum se-Indonesia. Dalam event ini, ada enam kategori penghargaan yaitu Museum Cerdas, Museum Lestari, Museum Bersahabat, Museum Unik, Museum Populer dan Museum Kreatif. Dewan juri kemudian memilih untuk menentukan masing-masing kategori untuk satu pemenang.

Sejak dibangun 2008 lalu, bangunan karya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini menjadi wisata favorit yang banyak dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Aceh. Museum Tsunami Aceh diresmikan lima tahun tahun pasca-tsunami Aceh. Museum ini disebut juga sebagai Rumoh Aceh Escape Hill, gedung dengan susunan empat lantai yang memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi yang dinding lengkungnya ditutupi oleh relief berupa geometris. Tampilan interior Museum Tsunami Aceh merupakan sebuah Tunnel of Sorrow, menggiring pengunjung ke dalam kenangan sebuah perenungan atas musibah dahsyat yang menghantam warga Aceh pada tahun 2004 lalu. Di museum ini terdapat banyak literatur yang membawa dampak untuk mengenang kesedihan yang dialami penduduk Aceh. Jika dilihat dari atas, bangunan ini menyerupai kapal. Dari desain yang sarat dengan nilai kearifan lokal serta pengunjung yang setiap hari selalu memenuhi museum, sehingga museum tsunami dianugerahi sebagai museum populer di Indonesia Tahun 2018. 

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rasyidah Dallah, mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, di Jakarta menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan, dengan prestasi ini menandakan bahwa Museum Tsunami mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan Internasional. Oleh karena itu, Museum Tsunami kini terus berbenah ke arah yang lebih baik untuk menjadi pelopor terdepan dalam edukasi dan mitigasi bencana Tsunami untuk dunia. Bangunan museum tsunami kini menjadi landmark kedua kota Banda Aceh setelah Masjid Raya Baiturrahman.

29
October

Dalam edisi Warna Warni kali ini saya sajikan informasi Museum Tsunami Aceh Jadi Museum Terpopuler 2018.

Tsunami menghantam Aceh pada 2004. Aceh membangun museum serta tugu untuk memperingati bencana alam luar biasa itu. Museum Tsunami Aceh meraih penghargaan sebagai Museum Populer di ajang Indonesia Museum Award 2018. Penghargaan sebagai museum populer ini diberikan pada Minggu 14 Oktober lalu. Penghargaan dari Indonesia Museum Award ini diikuti oleh 400 museum se-Indonesia. Dalam event ini, ada enam kategori penghargaan yaitu Museum Cerdas, Museum Lestari, Museum Bersahabat, Museum Unik, Museum Populer dan Museum Kreatif. Dewan juri kemudian memilih untuk menentukan masing-masing kategori untuk satu pemenang.

Sejak dibangun 2008 lalu, bangunan karya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini menjadi wisata favorit yang banyak dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Aceh. Museum Tsunami Aceh diresmikan lima tahun tahun pasca-tsunami Aceh. Museum ini disebut juga sebagai Rumoh Aceh Escape Hill, gedung dengan susunan empat lantai yang memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi yang dinding lengkungnya ditutupi oleh relief berupa geometris. Tampilan interior Museum Tsunami Aceh merupakan sebuah Tunnel of Sorrow, menggiring pengunjung ke dalam kenangan sebuah perenungan atas musibah dahsyat yang menghantam warga Aceh pada tahun 2004 lalu. Di museum ini terdapat banyak literatur yang membawa dampak untuk mengenang kesedihan yang dialami penduduk Aceh. Jika dilihat dari atas, bangunan ini menyerupai kapal. Dari desain yang sarat dengan nilai kearifan lokal serta pengunjung yang setiap hari selalu memenuhi museum, sehingga museum tsunami dianugerahi sebagai museum populer di Indonesia Tahun 2018. 

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rasyidah Dallah, mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, di Jakarta menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan, dengan prestasi ini menandakan bahwa Museum Tsunami mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan Internasional. Oleh karena itu, Museum Tsunami kini terus berbenah ke arah yang lebih baik untuk menjadi pelopor terdepan dalam edukasi dan mitigasi bencana Tsunami untuk dunia. Bangunan museum tsunami kini menjadi landmark kedua kota Banda Aceh setelah Masjid Raya Baiturrahman.

Page 1 of 14