warna warni

warna warni (90)

21
May

Pada Warna Warni edisi kali ini akan mengajak Anda untuk mengetahui pelestarian tarsius. Primata kecil ini sering disebut sebagai monyet terkecil di dunia, meskipun satwa ini bukan monyet. Sedikitnya terdapat 9 jenis Tarsius yang ada di dunia. 2 jenis berada di Filipina sedangkan sisanya, 7 jenis terdapat di Sulawesi Indonesia. Yang paling dikenal adalah dua jenis yang terdapat di Indonesia yaitu Tarsius tarsier dan Tarsius pumilus. Kesemua jenis tarsius termasuk binatang langka dan dilindungi di Indonesia.

Tarsius memang layak disebut sebagai primata mungil karena hanya memiliki panjang sekitar 10-15 cm dengan berat sekitar 80 gram. Bahkan Tarsius pumilus atau Pygmy tersier yang merupakan jenis tarsius terkecil hanya memiliki panjang tubuh antara 93-98 milimeter dan berat 57 gram. Panjang ekornya antara 197-205 milimeter. Tarsius juga memiliki kepala yang unik karena mampu berputar hingga 180 derajat ke kanan dan ke kiri seperti burung hantu. Telinga satwa langka ini pun mampu digerak-gerakkan untuk mendeteksi keberadaan mangsa.

Yang paling istimewa dari Tarsius adalah matanya yang besar. Ukuran matanya lebih besar jika dibandingkan besar otaknya sendiri. Mata ini dapat digunakan untuk melihat dengan tajam dalam kegelapan tetapi sebaliknya, hewan ini hampir tidak bisa melihat pada siang hari. Tarsius adalah makhluk nokturnal yang melakukan aktivitas pada malam hari dan tidur pada siang hari. Oleh sebab itu Tarsius berburu pada malam hari. Di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Tarsius lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan "balao cengke" atau "tikus jongkok" jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia.

Sebutan tersebut didapatkan oleh Tarsius karena memang tarsius terlihat seperti tikus yang sedang membungkuk. Meskipun tarsius hidup di dalam hutan, saat ini populasinya mulai berkurang. Tarsius tidak pernah sukses membentuk koloni pembiakan dalam kurungan, dan bila dikurung, tarsius diketahui melukai dan bahkan membunuh dirinya karena stress. Satu situs mendapat keberhasilan mengembalikan populasi tarisus di pulau Filipina Bohol. Philippine Tarsier Foundation telah mengembangkan kandang besar semi-liar yang memakai cahaya untuk menarik serangga nokturnal yang menjadi makanan tarsius.

Populasi satwa langka tarsius, primata terkecil di dunia yang hidup di hutan-hutan Sulawesi diperkirakan tersisa 1.800. Ini menurun drastis jika dibandingkan 10 tahun terakhir dimana jumlah satwa yang bernama latin Tarsius spectrum ini, masih berkisar 3.500 ekor.

Bahkan untuk Tarsius pumilus, diduga amat langka karena jarang sekali ditemukan lagi. Penurunan populasi tarsius dikarenakan rusaknya hutan sebagai habitat utama satwa langka ini. Jadi alangkah baiknya jika kita terus menjaga kelestarian hutan. Agar hewan unik seperti tarsius masih dapat terlihat wujudnya oleh anak dan cucu kita. Baiklah pendengar, demikian informasi mengenai pelestarian tarsius. Terimakasih atas perhatian Anda dan sampai jumpa pada Warna Warni edisi berikutnya.

20
May

Edisi kali ini mengetengahkan topik mengenai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2018 . Indonesia memperingati tanggal 20 Mei sebagai hari Kebangkitan Nasional, yang merupakan tanggal berdirinya gerakan Boedi Oetomo atau Budi Utomo di Yogyakarta pada tahun 1908. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (saat itu disebut Hari Kebangunan Nasional) digelar pertama kali pada 20 Mei 1948 di Yogyakarta dan diberbagai daerah lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI menggelar rangkaian kegiatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2018 di Jalan Sudirman, Yogyakarta pada Minggu, 13 Mei 2018. Kegiatan ini mengusung tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital. Staf Ahli Menteri Kemkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Gun Siswadi mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya ingin meningkatkan kapasitas sumber daya manusia terutama untuk generasi muda. Juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda sebagai pengguna digital terbanyak di Indonesia agar dapat bangkit dan memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari kampanye Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital, Fun Walk, Senam Zumba dan lain-lain.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional kali ini dengan gerakan melawan hoaks dan konten negatif, serta menggunakan aplikasi buatan dalam negeri. Hal itu dikatakan Menkominfo dalam rangkaian kegiatan Car Free Day untuk Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 di Lapangan Parkir Sarinah, Jakarta, Minggu, 13 Mei 2018. Menteri juga mengajak masyarakat bersama-sama menurunkan konten negatif di media sosial (medsos). Dia juga berpesan agar tidak memuat gambar-gambar atau foto yang tidak layak dimedia sosial, terutama anak-anak. Menurut Rudiantara, jika perlu, masyarakat dapat mengajukan aduan langsung kepada penyelenggara media sosial yang menyebarkan konten tidak layak tersebut. Hal itu dilakukan untuk Indonesia yang lebih baik. Menkominfo menghimbau agar masyarakat menggunakan aplikasi buatan anak bangsa. Penggunaan aplikasi nasional buatan anak bangsa akan membuat aplikasi berkembang.

Puncak peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 110 tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2018. Selain upacara bendera, dilaksanakan juga sejumlah kegiatan lain, diantaranya Seminar dan Dialog Interaktif, Ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Lomba Pidato bagi Aparatur Sipil Negara-ASN antar kementerian/lembaga/pemda, Bakti Sosial dan Koordinasi, publikasi dan Dokumentasi yang berupa Coverage news, baliho dan spanduk, forum dialog di TV dan Radio serta pada Media Sosial dan Dokumentasi kegiatan. Rangkaian peringatan Harkitnas 2018 dilaksanakan serentak di tiga kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

18
May




Kota metropolitan Jakarta akan kembali menyelenggarakan pameran dan pertunjukan mega tahunan selama lebih dari sebulan penuh lewat Jakarta Fair Kemayoran 2018 atau disebut juga sebagai Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2018 yang berlangsung tanggal 24 Mei - 1 Juli 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran. Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2018 merupakan acara yang ke-51 kali digelar sejak tahun 1968. Awalnya disebut Pasar Gambir, yang diadakan di Lapangan Merdeka, pada zaman colonial disebut Koningsplein. 
Pameran tersebut telah dipindahkan ke lokasi sekarang di Jakarta International Expo di Kemayoran. Bukan hanya pameran perdana dari semua jenis produk buatan Indonesia, Jakarta Fair secara konsisten mempertahankan konsep aslinya tentang Night Market Fair yang menawarkan rekreasi, belanja dan kesenangan bagi seluruh keluarga. Saat ini PRJ telah menjadi ikon nasional dan masuk dalam event top 100 Wonderful  Indonesia.
Seperti biasa, Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) akan menampilkan paviliun dari pemerintah provinsi, perusahaan, dan usaha kecil dan menengah. Berbagai produk unggulan dari semua skala bisnis akan mengisi bilik dan paviliun di Jakarta International Expo Kemayoran. Pameran ini juga akan disempurnakan dengan berbagai pentas seni untuk menghibur pengunjung, mulai dari pertunjukan musik spektakuler dari artis papan atas negeri ini, Miss Jakarta Fair Beauty Pageant, Karnaval, dan banyak lainnya.
Tahun ini, akan ada lebih dari 2.500 bilik dan paviliun yang menampilkan beberapa produk terbaik di pasaran serta penawaran diskon yang menarik. Di antara beberapa produk yang ditawarkan di festival ini adalah fashion dan tekstil, barang rumah tangga, peralatan elektronik, gadget, otomotif, kerajinan tangan, produk kesehatan, dan banyak lagi:
Jakarta Fair Kemayoran 2018 mengusung tema "Jakarta Turut Berjuang Menyukseskan MICE Indonesia dalam Proses Pembangunan Ekonomi Nasional". Tema tersebut dipilih karena Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu pencetus ajang pameran multiproduk terbesar di Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara. Jakarta Fair Kemayoran juga merupakan salah satu tolok ukur perkembangan industri MICE di Indonesia. :
Diharapkan dari JFK 2018 terlahir semangat promosi perdagangan dan inovasi perindustrian yang selalu mewarnai penyelenggaraan event ini. Selain itu, JFK diharapkan membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat, serta memicu peningkatan volume ekonomi nasional yang pada akhirnya berkontribusi memajukan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
demikian Warna Warni kali ini dengan topik “Jakarta Fair Kemayoran 2018”.

17
May

Hari Buku Nasional

Written by
Published in warna warni

 

 

Hari Buku Nasional. Setiap tahunnya, tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan didirikannya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980 . Perayaannya memang tak semeriah Hari Musik maupun Hari Film Nasional, namun sudah selayaknya Hari Buku dirayakan bagi para pembaca setia. Di era digital yang makin berkembang, buku telah menjadi komoditi terbesar yang tidak akan ada habisnya. Masyarakat dari beragam usia masih mendatangi toko buku dan membeli buku, meski tiap tahun rata-rata hanya ada 18 ribu judul buku yang dicetak. Hari Buku Nasional pun kerap disandingkan dengan minimnya minat baca di Indonesia.. Berdasarkan hasil kajian Most Littered Nation In the World 2016, minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara.Di Indonesia  peringatan Hari Buku   baru dimulai tahun 2006 yang diprakarsai oleh Forum Indonesia Membaca. Sebanyak 86,3 juta jiwa di  Indonesia tercatat sebagai pengguna aktif internet memanfaatkan platform online bernama Wattpad untuk membaca buku-buku secara digital. Di satu sisi, penulis-penulis muda banyak bermunculan,dan kian dikenal di industri buku. Kiprah mereka tak bisa lagi disepelekan. Para penulis muda itu justru menambah deretan warna bagi dunia perbukuan di Indonesia. Dalam rangka memeperingati Hari Buku Nasional ada beberapa kegiatan yang diadakan misalnya salah satu penerbit Buku di Indonesia mengadakan kontes foto membaca buku untuk anak-anak.  Kontes ini diadakan untuk mendorong minat baca masyarakat Indonesia , terutama anak-anak.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk mempercepat program literasi dengan membaca buku. Menurutnya, minat membaca masyarakat masih rendah. Saat ini, peringkat minat baca di Indonesia masih berada di peringkat 65 dari 110 negara. Untuk itu, Muhadjir mengimbau agar sosialiasi membaca buku  segera dilakukan. Hal itu untuk meningkatkan minat baca buku di masyarakat. Upaya mensosialisasikan pentingnya membaca didorong  dengan semakin banyaknya buku-buku yang dibaca di sekolah dan  ruang umum. Walaupun minat baca buku Indonesia lebih rendah dari negara lain, dia meminta masyarakat jangan minder. Sebab hal itu bukan berarti tingkat pengetahuan Bangsa Indonesia lebih rendah daripada negara lain. Menteri Pendidikan Muhajir Effendi  memberikan masukan misalnya untuk buku bacaan anak-anak gambar dan warnanya dibuat lebih menarik agar masyarakat mau membaca. Sedangkan untuk remaja dibuat kisah yang menarik tentang kisah remaja yang romantis.


16
May

 

 

Indonesia kaya akan ragam seni dan budaya. Keanekaragaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan aset yang tidak ternilai harganya, sehingga harus tetap dipertahankan dan terus dilestarikan. Salah satunya Provinsi Kalimantan Tengah. Keanekaragaman etnis dan budaya unik yang hidup berdampingan secara damai di Provinsi Kalimantan Tengah dipertunjukan kepada masyarakat luas setiap tahun di Festival Budaya Isen Mulang -FBIM. Tahun 2018, provinsi ini kembali akan menyelenggarakan acara tersebut pada tanggal 19 - 24 Mei 2018 di Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke 60 provinsi tersebut.Terkait dengan keberagaman budaya yang berkembang di provinsi Kalimantan Tengah, festival kali ini akan menampilkan berbagai pertunjukan seni, budaya, permainan dan kompetisi, serta Pertunjukan Kecantikan Pariwisata Kalimantan Tengah.Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, Festival Budaya Isen Mulang tahun ini dikemas lebih menarik. Selain budaya, festival ini dikombinasi dengan ekspo, yakni Kalteng Quality Expo. Kalteng Quality Expo akan menjadi etalase bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan. Hal tersebut menurut Guntur akan menguntungkan Festival Budaya Isen Mulang.

Nama Isen Mulang sendiri berasal dari Bahasa Dayak Ngaju. Isen Mulang tersebut artinya 'Pantang Mundur'. Festival ini memang untuk mengakomodir keanekaragaman budaya se-Kalimantan Tengah. Yang tentunya, dikemas dengan beragam kegiatan. Seperti karnaval dan lomba. Dengan basik budaya Dayak, ada beragam keunikan tradisi yang akan ditampilkan.Beberapa event budaya yang akan ditampilkan diantaranya Lomba Balogo, Manewang, dan Manetek. Ada juga Budaya Karungut, Sepak Suwut, hingga Besei Kambe. Dalam festival ini juga akan ada pemilihan Jagau dan Blawi Nyai Kalimantan Tengah, yaitu abang-none versi Kalimantan Tengah.

Menurut Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural merangkap sebagai Ketua Pelaksana Program 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018 Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti,   kegiatan Festival Budaya Isen Mulang - FBIM telah berjalan sejak 1993 dan pengunjungnya terus meningkat.Pada FBIM 2018 ditargetkan mendatangkan 500 wisatawan mancanegara dan 20 ribu wisatawan nusantara. Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang masuk dalam 100 CoE WI 2018 menjadi salah satu even ungulan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara ke Kalimantan Tengah.

15
May

 

Pada 20 September 1993, Majelis Umum PBB memutuskan, bahwa tanggal 15 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional atau International Day of Families melalui Resolusi A/RES/47/237 dan mempertimbangkan kepentingan hubungan komunitas internasional dengan keluarganya. Perayaan hari tersebut bertujuan untuk mempromosikan kesadaran tentang pentingnya berhubungan dengan keluarga dan meningkatkan pengetahuan terhadap proses sosial, ekonomi, dan demografi terhadap keluarga.

Peringatan Hari Keluarga Internasional 2018 dengan tema “Families and inclusive societies” atau “Keluarga dan masyarakat inklusif”   ini akan mengeksplorasi peran keluarga dan kebijakan keluarga dalam memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 16   dalam hal mempromosikan masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan. Hari Keluarga Internasional tahun ini fokus untuk meningkatkan kesadaran akan peran keluarga dan kebijakan keluarga dalam mencapai masyarakat yang lebih inklusif dari perspektif regional dan juga fokus pada pentingnya memastikan keadilan yang setara bagi semua anggota keluarga, terutama perempuan. Meskipun keluarga di seluruh dunia telah sangat berubah selama dekade terakhir dalam hal struktur mereka dan sebagai akibat dari tren global dan perubahan demografis, PBB masih mengakui keluarga sebagai unit dasar masyarakat..

kegiatan dalam rangka Hari Keluarga Internasional setiap tanggal 15 Mei meliputi lokakarya dan konferensi, program radio dan televisi, artikel surat kabar dan program budaya yang menyoroti tema yang relevan.

Sementara di Indonesia sendiri dalam rangka menyambut Hari Keluarga Internasional 2018, Instagram memperkenalkan serangkaian fitur buat orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam membangun dan menjaga komunitas yang positif, baik di kehidupan nyata maupun di dunia maya, termasuk di media sosial atau medsos. Helena Lersch, Head of Public Policy, Instagram Asia-Pacific di acara Instagram #SafetyonInstagram di Go Work, Jakarta Pusat, mengatakan Instagram baru saja meluncurkan fitur penyaring komentar bullying (anti-bullying filter) yang secara otomatis menghilangkan komentar bersifat melecehkan atau membuat pengguna nggak nyaman. Instagram juga memperkenalkan filter komentar mengganggu yang secara otomatis menyembunyikan komentar yang menimbulkan provokasi. Hal ini untuk memastikan anak remaja senantiasa mendapatkan pengalaman dan interaksi yang aman, positif dan suportif di Instagram.

14
May

Kota Pontianak adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat di Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis lintang nol derajat bumi. Pontianak memiliki kerajinan tangan yang sangat khas bernama anyaman akar keladi air. Akar keladi air merupakan tumbuhan yang  tumbuh liar di rawa-rawa Sungai Kapuas, konon keladi air hanya ada di Kalimantan Barat. Keladi air berbentuk seperti akar merambat. Tumbuhan ini menumpang hidup di pohon lain dengan akarnya menjuntai ke bawah sepanjang tinggi pohon, bentuknya seperti batang sirih dan jika dikupas, dalamnya terdapat akar keladi air yang cukup kuat untuk mengikat.

Tanaman ini cukup licin, lentur, dan berwarna putih. Ia seperti rotan yang sudah diolah. Keladi air merupakan tumbuhan yang hidup di rawa dan habitatnya menumpang diatas pohon, semakin tinggi pohon yang di tumpanginya semakin panjang akarnya, dan akar itu lah yang bisa di olah menjadi kerajinan anyaman yang menarik dan memiliki nilai jual. Berbagai produk yang bisa dihasilkan dari kerajinan anyaman keladi air. Melihat keistimewaan itu, masyarakat Kalimantan Barat memanfaatkan akar keladi air ini sebagai bahan baku dalam membuat produk anyaman. Kerajinan anyaman Keladi Air merupakan salah satu bentuk produk kerajinan andalan yang dimiliki Kabupaten Kubu Raya.

Kondisi geografis wilayah kabupaten muda di Kalimantan Barat ini yang umumnya adalah daerah perairan menjadikan bahan baku kerajinan anyaman ini yaitu Keladi Air sangat mudah ditemukan dan dikembangkan. Sejak ratusan tahun lalu, akar keladi air sudah dimanfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran sungai sebagai bahan baku pembuatan perlengkapan kebutuhan sehari-hari, seperti keranjang, tas, vas bunga, topi, dan lain sebagainya. Keahlian masyarakat yang secara tradisional dan turun temurun dalam mengolah akar tanaman keladi air sampai saat ini masih terus dipertahankan bahkan semakin berkembang. Oleh karena itu, jangan heran jika untuk saat sekarang ini banyak bentuk-bentuk baru dapat diciptakan dari bahan baku akar tanaman keladi air.

Munculnya kelompok-kelompok pengrajin anyaman keladi air di beberapa lokasi di Kabupaten Kubu Raya yang umumnya diisi oleh para ibu rumah tangga telah menunjukkan bahwa sebenarnya produk-produk kerajinan ini memiliki potensi untuk dijual. Usaha dari para ibu-ibu ini pun sudah mulai mendapatkan dukungan oleh pihak-pihak terkait khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Saat ini anyaman akar keladi tidak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia saja namun juga turis mancanegara yang datang ke Pontianak. Pengembangan usaha anyaman akar keladi saat ini banyak diminati oleh masyarakat Jepang, Malaysia, Brunei Darusalam dan Belanda. Oleh sebab itulah masyarakat Pontianak berlomba-lomba memproduksi anyaman akar keladi ini untuk di ekspor ke negara-negara tersebut.

Namun semakin sempitnya habitat tanaman keladi air sebagai dampak dari semakin meluas dan berkembangnya pembangunan pemukiman penduduk di sekitar wilayah pinggiran sungai menjadikan keberlangsungan ekosistem tanaman air ini dipertanyakan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, lama kelamaan para pengrajin anyaman akan mengalami kendala dengan ketersediaan bahan baku. Jadi setidaknya mulai dari sekarang semua kendala-kendala tersebut sudah harus dipikirkan jalan keluarnya karena bukan tidak mungkin kerajinan anyaman dari tanaman keladi air hanya akan menjadi kenangan.

13
May

Kali ini mengetengahkan topik mengenai Limbah Daun Tembakau Sebagai Bahan Baku Insektisida Alami. insektisida adalah bahan-bahan kimia bersifat racun yang dipakai untuk membunuh serangga. Insektisida dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, perkembangbiakan, kesehatan, sistem hormon, sistem pencernaan, serta aktivitas biologis lainnya hingga berujung pada kematian serangga pengganggu tanaman.Insektisida termasuk salah satu jenis pestisida (Zat kimia untuk membasmi berbagai macam hama pertanian). Ada dua jenis insektisida yaitu organik dan anorganik.Insekstisida organik mengandung unsur karbon umumnya bersifat alami diantaranya dapat diperoleh dari limbah daun tembakau. Sedangkan insektisida anorganik tidak mengandung unsur karbon.

peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, Harwanto, mengatakan ekstrak limbah daun tembakau (Nicotiana Tabacum L.) dapat dipakai sebagai insektisida nabati untuk membasmi ulat bawang merah (Lepidoptera:Noctuidae) yang selama ini merugikan petani. Jawa Timur merupakan salah satu daerah produsen tembakau terbesar di Indonesia, selain Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Sehingga bahan baku berupa limbah tembakau mudah didapatkan.

Harwanto yang melakukan penelitian di Laboratorium Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur mengatakan, ekstrak limbah daun tembakau yang mempunyai kandungan nikotin tinggi di Indonesia masih terbatas penelitiannya dan belum banyak diungkap secara mendalam.

Dengan dilakukannya penelitian yang terus dikembangkan, Herwanto berharap keberadaan ulat bawang merah sebagai hama utama tanaman itu semakin berkurang. Penelitan itu juga bertujuan untuk meluaskan penggunaan insektisida nabati yang lebih aman. Mengingat selama ini untuk mengatasi hama tersebut petani pada umumnya masih bertumpu pada insektisida kimia sintetik. Padahal pemakaian kimia sintetik berlebihan akan menimbulkan dampak buruk, yaitu terjadinya pencemaran lingkungan, resistensi, dan musnahnya organisme bukan sasaran.

09
May

Kabupaten Badung, Bali, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung akan menggelar Festival Budaya Bahari pada bulan Mei 2018. Festival ini berlangsung hampir sebulan penuh.Kabupaten Badung, Bali, merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah akomodasi/hotel terbesar di Indonesia. Kabupaten Badung memiliki banyak objek wisata laut yang sangat indah. Sekarang, Kabupaten Badung berusaha untuk terus meningkatkan kualitas sektor pariwisata di wilayahnya. Salah satu caranya dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, misalnya Festival Budaya Bahari.Festival Bahari ini merupakan salah satu festival budaya dari tiga festival besar yang rutin diadakan di Badung. Festival besar yang dimaksud adalah Festival Pertanian di Badung Utara, Festival Budaya di Badung Tengah dan Festival Bahari di Wilayah Badung Selatan, serta beberapa festival lain yang diadakan di wilayah kecamatan seperti festival Kuta, Legian, Nusa Dua, Berawa dan masih banyak lagi kegiatan budaya yang rutin diadakan tiap tahun.Untuk tahun 2018 ini, Festival Budaya Bahari akan digelar di Pantai Pandawa Kuta Selatan pada tanggal 9 Mei 2018. Tahun ini, festival bahari mengusung tema “Offering to The Sea”, yang merupakan bentuk penghormatan dan persembahan bagi laut dan isinya agar senantiasa dalam keadaan seimbang dan harmonis sesuai dengan konsep Tri Hita Karana.

Konsep Tri Hita Karana terdiri dari tiga yaitu Tri berarti tiga, Hita berarti kebahagiaan atau sejahtera dan Karana artinya sebab atau penyebab. Jadi, Tri Hita Karana berarti tiga penyebab hubungan harmonis dan kebahagiaan yang seimbang dan saling berhubungan erat antara satu dengan yang lainnya. Antara manusia dengan Tuhannya, manusia dengan alam dan antara manusia dengan sesamanya atau hubungan sosial.

Kali ini festival akan diisi dengan berbagai kegiatan besar yang dilaksanakan secara bergantian, seperti kegiatan Bali fishing Tournament, Surfing competition, Dragon Boat Competition, Beach soccer Tournament, Badung Bali Aerial Competition (BABAC), Underwater Photo Competition, Bali Blues Festival, Tradisional Jukung Parade, Food Festival dan lain sebagainya.

Untuk acara Grand Opening tahun ini menampilkan pagelaran Badung International Art Carnival (BIAC) yang diikuti oleh peserta dari Luar negeri dan peserta karnaval dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jember, Malang, Cirebon, Salatiga, Palu, Gorontalo, dan Banyuwangi. Badung International Art Carnival untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Badung, merupakan cikal bakal dari agenda kegiatan karnaval yang akan rutin digelar di Bali khususnya Kabupaten Badung.

Pada acara Grand Opening di Pantai Pandawa ditampilkan tari nelayan kolosal yang diikuti oleh 200 penari anak-anak dari tingkat SMP se kecamatan Kuta Selatan, dan juga akan digelar atraksi Kendang Bebarungan “Ketug Gumi” dari Institut Seni Indonesia Denpasar yang menurunkan 250 orang penabuh kendang. Parade akan digelar pada sore hari dengan diawali oleh kendaraan hias yang bertemakan Laut dan isinya.

Festival Budaya Bahari ini digelar bertujuan untuk menunjukkan pada dunia bahwa Kabupaten Badung sangat dekat dengan dunia bahari. Dengan memperkenalkan kekayaan laut Kabupaten Badung pada wisatawan, diharapkan di masa yang akan datang potensi pendapatan daerah, khususnya yang dimiliki oleh nelayan dan masyarakat pantai, bisa lebih bersinergi dengan dunia pariwisata.Budaya bahari yang diwariskan turun-temurun sejak zaman nenek moyang harus terus dijaga dan dilestarikan eksistensinya. Festival Budaya Bahari 2018 diharapkan bisa membuat masyarakat semakin mencintai laut dengan segala potensinya sehingga akan terus bisa dirasakan manfaatnya oleh generasi-generasi selanjuthya.

08
May

Warna Warni kali ini kami akan menginformasikan kepada anda kegiatan Bintan Triathlon 2018. Kegiatan berolahraga bersama keluarga sehat dan bergembira di akhir pekan tentunya sangat menyenangkan. Dan semua itu bisa didapat dengan bergabung dalam Bintan Triathlon yang tahun ini bakal digelar pada 11-13 Mei. Para peserta Triathlon akan berlomba dalam tiga cabang olahraga berturut-turut: berenang, bersepeda dan berlari. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam kawasan wisata terpadu Nirwana Gardens di Pulau Bintan. Sebagai pulau terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, Bintan bisa ditempuh dalam waktu 55 menit pelayaran dengan menggunakan feri dari Singapura. Event olahraga bertaraf internasional ini diorganisasi oleh Tribob, sebuah perusahaan manajemen olahraga yang berkedudukan di Singapura, dan didukung oleh Kementerian Pariwisata.Peserta Bintan Triathlon tahun lalu berasal dari negara-negara seperti Australia, Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura dan tentu saja Indonesia. Sekitar 30 Negara ikut dalam Bintan Triathlon 2017. Diharapkan acara Bintan Triathlon 2018 dapat lebih meriah dan diikuti lebih banyak peserta yang nantinya dapat meningkatkan industri pariwisata di Kepulauan Riau. Kegiatan Bintan Triathlon ini memacu adrenalin untuk beradu keterampilan dan ketahanan dalam lomba yang kompetitif, dan tentunya sembari menikmati keindahan surga tropis. Para peserta pertama-tama harus berenang melalui laut yang relatif sepi, tapi kemudian melintasi rute yang memiliki banyak tikungan dan belokan serta pendakian yang curam di atas daerah perbukitan. Pada tahap ketiga, pelari akan ditantang oleh cuaca tropis yang panas dan beruap.

Lomba dibagi dalam beberapa kategori, yakni Olympic Distance (berenang 1,5 km, bersepeda 40 km, berlari 10 km); Sprint Distance (berenang 750 m, bersepeda 20 km, berlari 5 km); Youth Distance (berenang 300 m, bersepeda 12 km, berlari 3 km); dan Kids Distance (berenang 150 m, bersepeda 6 km, berlari 1,5 km). Ada pula kategori tambahan khusus, seperti Sunset Swim Classic 1000 yang merupakan ajang lomba renang 1 km, dan Fun Duo Challenge – kategori yang dimaksudkan untuk memperkenalkan olahraga triathlon pada pemula dan anak-anak, dengan jarak yang lebih pendek dan lebih banyak unsur fun-nya. Sedangkan Fun Race Challenge mencakup lari 1,5 km, berenang 150 meter dan lari ke garis finish. Ini adalah favorit untuk wisata olahraga keluarga. Semua lomba akan dimulai di Nirwana Garden Beach Resort. Setelah menyelesaikan tahap renang, peserta akan melanjutkan lomba bersepeda dengan mengambil rute: Nirwana Gardens Resort - Ria Bintan - Waduk Lagoi - Pasar Ole-ole dan kembali ke garis finish.

yang menyenangkan dalam Bintan Triathlon adalah bahwa semua anggota keluarga bisa ikut lomba. Ada Family Package untuk keikutsertaan orangtua dan anak-anaknya. Jadi, event ini tidak sekadar lomba yang serius, melainkan juga ada hiburan, aktivitas-aktivitas yang menyenangkan, dan pesta besar. Bintan sendiri sejatinya merupakan destinasi wisata, dengan pantai berpasir putih, hutan bakau dan wisata bawah laut yang menawan. Resor mewah serta fasilitas olahraga lengkap juga tersedia di pulau ini.

Page 1 of 7