24
September

 

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto optimistis ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga tujuh persen, apabila memiliki sumber daya manusia yang paham teknologi. Menteri Airlangga Hartarto dalam rilis seperti dikutip Antara di Jakarta, Minggu (23/9) mengatakan, hal tersebut dapat diwujudkan melalui implementasi industri 4.0 yang telah dicanangkan pemerintah. Bahkan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, aspirasi besar yang akan diwujudkan adalah Indonesia masuk dalam jajaran negara 10 ekonomi terbesar di dunia pada 2030. Hal ini diyakini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Menurutnya, partisipasi dan produktivitas tenaga kerja industri mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, diperlukan penguasaan teknologi digital untuk menghasilkan inovasi, sehingga bisa berdaya saing tinggi. Saat ini, di Indonesia, partisipasi tenaga kerja berada di tingkat 70 persen, kemudian tingkat pengangguran berada di level terendah sepanjang masa, yaitu 5,13 persen. Antara

24
September

 

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto mengatakan, nilai investasi Singapura di Indonesia pada semester I/2018 tercatat sebesar 5,04 miliar dolar Amerika Serikat atau naik 38 persen dibandingkan periode sama 2017. Sedangkan sepanjang 2017, penanaman modal dari Singapura mencapai 8,44 miliar dolar Amerika. Hal itu disampaikan Menteri Airlangga Hartarto melalui rilis seperti dikutip Antara di Jakarta, Minggu (23/9). Ia menambahkan, untuk nilai ekspor nonminyak dan gas Indonesia ke Singapura pada 2017 sudah tembus sembilan miliar dolar Amerika, yang menjadikan Singapura sebagai tujuan ekspor terbesar ke lima. Menurut Menteri Airlangga, belakangan ini pihaknya juga aktif menarik investor Singapura ke Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Pembangunan Kawasan Industri Kendal itu merupakan hasil kerja sama antara investor Indonesia dengan Singapura.// Kawasan industri terintegrasi pertama di Jawa Tengah itu diproyeksikan menyerap potensi investasi sebesar 200 triliun rupiah. Antara

24
September

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  RI akan membentuk direktorat khusus menangani siswa disabilitas yang anggarannya terpisah dari direktorat yang selama ini ada. Seperti dikutip Antara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Medan, Sumatra Utara, Minggu (23/9) mengatakan, selama ini semua yang terkait dengan siswa penyandang disabilitas ditangani oleh Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Direktorat tersebut bukan hanya membidangi terkait siswa disabilitas, namun juga menangani antara lain masalah sekolah-sekolah yang menghadapi bencana, sekolah luar negeri, dan sekolah keolahragaan.Menteri berharap, direktorat tersebut tahun ini sudah terbentuk dan segera bekerja sesuai tugas dan fungsinya dalam upaya pelayanan terhadap siswa disabilitas. Menteri juga berharap, melalui direktorat tersebut, perhatian terhadap siswa penyandang disabilitas dapat lebih baik, terutama dalam penyaluran bakat yang dimiliki, baik bidang olahraga maupun bidang-bidang lainnya, hingga ke depan dapat menjadi prestasi yang membanggakan. Antara

24
September

 

Calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin ingin membangun "landas pacu" bagi perekonomian Indonesia, sehingga dapat segera masuk ke tahap tinggal landas menjadi negara maju.Hal itu dikatakan Ma'ruf Amin saat menghadiri Deklarasi Arus Baru Muslimah di Jakarta,  Minggu (23/9) malam. Ia mengenalkan arus baru ekonomi Indonesia menuju Indonesia yang lebih maju dan lebih sejahtera. Menurutnya, arus lama ekonomi Indonesia dengan membentuk konglomerat yang diharapkan akan meneteskan kesejahteraan ke bawah, ternyata tidak kunjung menetes. Yang terjadi justru yang kuat makin kuat dan yang lemah makin lemah. Karena itu, perlu dibangun ekonomi kerakyatan yang memberikan keadilan ekonomi, menghilangkan disparitas antardaerah, menghilangkan disparitas produk lokal dengan produk global. Ia menjelaskan, disparitas produk lokal dan global harus diselesaikan, sehingga Indonesia tidak terus menerus mengimpor, yang menyebabkan kurs rupiah tertekan. Menurut Ma'ruf Amin, untuk meraih nilai tambah, Indonesia harus didukung dengan peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia. Antara

Page 1 of 478