Monday, 30 April 2018 09:50

ASEAN Smart Cities Network

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

 

Kepala Negara dan pemerintahan negara-negara anggota ASEAN, baru saja bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke 32, di Singapura pada 28 April 2018. Tema yang diangkat adalah “"Resilient and Innovative ASEAN" atau Ketahanan dan Inovasi ASEAN. 

Indonesia, seperti diungkapkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, menyatakan puas dengan berbagai hasil positif yang disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-32 ASEAN itu.

Yang juga mendapat perhatian Indonesia adalah inisitiaf ASEAN Smart Cities Network (Jejaring kota-kota pintar ASEAN).  Setiap negara mengusulkan maksimal tiga kota untuk menjadi bagian dari kerjasama Asean Smart Cities Network ini. Dalam rapat pleno, Presiden Joko Widodo  mengungkapkan ia memandang inisiatif itu sangatlah baik. Masalah perkotaan sangatlah kompleks dan ASEAN Smart Cities Network merupakan salah satu jawaban terhadap tantangan tersebut. Yaitu  membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif dengan dukungan teknologi serta inovasi.

Wajar bila Indonesia mendukung usulan jaringan kota pintar ini. Karena Indonesia saat ini sedang mengembangkanGerakan Menuju 100 Smart Cities pada tahun 2018.  Presiden memasukkan tiga kota di Indonesia dalam jejaring ASEAN Smart Cities Network, yaitu Jakarta, Banyuwangi dan Makassar. 

Banyuwangi dan Makassar dianggap telah memenuhi 6 indikator kota pintar di Indonesia, yaitu Smart Living, Smart Environment, Smart Mobility, Smart Governance, Smart Economy, Smart People (kehidupan, lingkungan, pergerakan penduduk, pemerintahan, ekonomi serta  warga yang kesemuanya  cerdas atau pintar).

Indonesia, khususnya Jakarta, Banyuwangi dan Makassar harus memanfaatkan secara maksimal jejaring kota pintar ASEAN ini. Karena akan  membuka peluang besar, antara lain  bagi   usaha kecil dan menengah untuk  lebih berkembang dan menemukan pasar-pasar baru.  Pada gilirannya, ini  akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Diharapkan, dengan adanya jejaring kota pintar ASEAN ini, juga akan meningkatkan ketahanan kolektif terhadap ancaman umum, ancaman lintas batas seperti terorisme, kejahatan transnasional dan kejahatan siber.

Semoga ASEAN Smart Cities Network menjadi  jawaban terhadap tantangan pembangunan Masyarakat Asean yang inovatif dan memiliki ketahanan.

Read 169 times Last modified on Tuesday, 01 May 2018 15:31