Indonesia Ku

Indonesia Ku (666)

07
January

VOI INDONESIAKU : pada Agustus 2018 ini, Indonesia menjadi tuan rumah ASIAN Games ke 18 yang bertempat di kota Jakarta dan Palembang. Semua fasilitas arena  pertandingan dan Penampungan Atlet telah dibuat dan direnovasi oleh Pemerintah. Memasuki tahun 2018, beberapa infrastruktur Asian Games sudah mulai rampung. Diantaranya perkampungan atlet Palembang yang ditargetkan rampung pada Maret 2018 mendatang.

Asian Games 2018 yang akan digelar pada 18 Agustus - 2 September 2018. Palembang sendiri, nantinya kebagian menggelar sepuluh  dari total empat puluh cabang olahraga yang dipertandingkan. Kesepuluh cabang itu yakni sepak bola, basket, tenis/soft-tenis, voli, kano/kayak, dayung, menembak, triathlon, sepak takraw, dan panjat tebing. Menyambut kegiatan akbar se asia tersebut, Palembang tidak hanya melakukan perbaikan venue pertandingan, namun juga berbenah untuk akomodasi para atlet termasuk diantara pembangunan kampung atlet. Wakil Direktur II bidang Akomodasi Atlet Jakabaring, Bambang Supriyanto, di Palembang mengungkapkan persiapan wisma atlet sejauh ini berjalan dengan lancar. Pihaknya membagi menjadi tiga zona residence seluruhnya dengan konsep hotel bintang 4.

Athlete village bekas SEA Games 2011 merupakan zona pertama, yang terdiri dari tiga bangunan. Tiap-tiap bangunan terdiri dari 123 kamar dan setiap kamarnya dirancang untuk bisa menampung tiga orang. Sehingga, total athlete village bisa menampung 1.178 orang. Untuk zona kedua, berada di belakang dining hall terdiri dari lima bangunan yang masing-masing terdiri dari 64 kamar dan tiap kamar diisi tiga orang. Pada zona residence tiga berada 300 meter dari wilayah athlete village zona 1 dan zona dua. Bambang Supriyanto mengatakan, di sana mampu menampung 963 packs. Sehingga total residence 1, 2, dan 3, sekitar 3030 pack/orang. Setiap kamar dilengkapi dengan sejumlah fasiliats yang memadai seperti pendingin ruangan - Air Conditioner, kulkas, air panas, air dingin, fasilitas toilet, juga kamar mandi.B ambang mengatakan, Untuk zona dua masuk dalam topping up, sedangkan residence tiga pembangunannya selesai bulan ini. Pada Bulan Februari masuk pemasangan mebel dan diharapkan semua bisa selesai Bulan Maret 2018.

Sementara itu, terkait kenyamanan komplek olahraga Jakabaring, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di palembang Selasa (2/1) mengatakan, alat transportasi tradisional, Becak, dilarang masuk kawasan kompleks  selama Asian Games 2018 dilaksanakan. Alasannya, menurut Gubernur  Alex Noerdin, yang diperbolehkan masuk hanya kendaraan khusus yaitu  kendaraan berbahan bakar gas dan bebas polusi. Kendaraan tersebut  akan mengangkut para  peserta olahraga di kawasaan Jakabaring. Becak  hanya boleh beroperasi di luar komplek Jakabaring. Khusus pengunjung atau peserta olahraga lainnya harus berjalan kaki menuju venue atau arena  olahraga yang diikuti 45 negara

06
January

VOI INDONESIAKU : Kementerian Perdagangan akan terus meningkatkan kinerja ekpor, setelah menorehkan capaian yang gemilang sepanjang 2017. Dalam jumpa pers di Jakarta Kamis, menteri perdagangan Enggargiasto Lukito menjelaskan, tahun 2017 nilai ekspor Indonesia mencapai 170,3 milyar dolar Amerika Serikat, jauh melampaui target. Nilai ini terdiri dari ekspor migas sebesar 15,50 miliar dolar  dan ekspor nonmigas 154,80 miliar Dolar Amerika. Ekspor nonmigas pada Januari-Desember 2017 tumbuh sebesar 17,20 persen dan merupakan pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2012.

Adapun langkah strategis yang yang dilakukan Kementerian Perdagangan untuk memacu ekspor Indonesia adalah kemudahan ekspor dan impor serta pengamanan pasar dan peningkatan akses pasar. Caranya adalah dengan melakukan deregulasi dan debirokratisasi, fasilitasi dan kemudahan ekspor impor industri kecil dan menengah dan pengamanan akses pasar.

Enggartiasto Lukita menjelaskan, untuk meningkatkan akses pasar pihaknya akan terus memanfaatkan perjanjian dan kerja sama perdagangan dan komoditas, penyelesaian perundingan perdagangan internasional, inisiasi perundingan perdagangan internasional, ratifikasi perjanjian perdagangan internasional.

Ia menjelaskan, upaya selanjutnya adalah dengan pengembangan produk dan pasar ekspor, yaitu  pameran di dalam dan luar negeri serta penyelengaraan Trade Expo Indonesia, pelaksanaan misi dagang, misi pembelian dan forum bisnis. Selain itu pengembangan desain dan kualitas produk ekspor, relokasi dan reorientasi perwakilan perdagangan di luar negeri pengembangan sumber daya manusia ekspor juga dilakukan untuk memacu ekspor.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda menyatakan, pada tahun depan pihaknya menargetkan kenaikan ekspor berkisar antara 5 persen-7 persen.

Menurut Arlinda, untuk meningkatkan ekspor di tahun ini, Indonesia akan membuka pasar baru ke negara nontradisional. Kenaikan ekspor tersebut juga akan didukung oleh perjanjian kerja sama dagang dengan sejumlah negara pada tahun ini.

Arlinda menjelaskan, Menteri Perdagangan telah melakukan misi dagang ke Afrika, Nigeria, Mesir, Chili, Rusia. Untuk tahun ini misi perdagangan Indonesia akan mencoba menjajaki ‎Taiwan, Kazakstan, Aljazair, India, Maroko, Arab Saudi dan negara ASEAN yang cukup potensial yaitu Kamboja dan Vietnam.

 

 

03
January

Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, M. Amperawan, mengemukakan sejumlah daerah yang telah menjadi ikon pariwisata mempunyai permasalahan yang serupa yaitu adanya ancaman pencemaran sampah di laut, terutama sampah plastik. Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Manggarai Barat, Kota Manado, dan Kabupaten Morotai. Demikian dikatakan Amperawan saat menyampaikan hasil kunjungannya ke daerah-daerah tersebut beberapa waktu lalu, di Jakarta, Jumat (29/12).

Menurut Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat itu, sampah plastik ini telah menjadi ancaman bagi lingkungan hidup yang berimbas pada kehidupan manusia karena sifatnya yang tidak dapat hancur dengan sendirinya dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk hancur secara alami. Sehingga Amerawan memperkirakan, pada tahun 2050, jumlah sampah plastik yang terendap di lautan akan lebih banyak ketimbang jumlah ikan. Karena itu, Amperawan meminta perlunya segera dilakukan pengendalian dan pemanfaatan sampah plastik agar bisa berkurang, setidaknya tidak bertumbuh cepat seperti yang diperkirakan.

Amperawan juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Kabupaten Gianyar, Bali dan bertemu dengan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata dan perangkat Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintahan (SKPD) Kabupaten Gianyar.

Amperawan melaporkan, pemerintah Kabupaten Gianyar telah menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenisnya. Menurut Amperawan Bupati Gianyar menyadari apabila sampah tidak dikelola dengan baik dan benar maka dapat menimbulkan dampak negatif pada aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.

 

Implementasi dari peraturan daerah tersebut adalah dibangunnya rig atau jaring penghalang sampah yang dibuang atau terbawa arus sungai. Rig tersebut dibangun di 3 titik sungai, yaitu hulu, tengah, dan hilir sungai. Dengan adanya rig tersebut, menurut Amperawan, pemerintah kabupaten berharap sampah khususnya sampah plastik tidak berakhir di laut. Menurut Ameprawan, sebagai daerah wisata, Gianyar tidak menginginkan adanya pencemaran sampah plastik di laut karena dapat merusak citra pariwisata di mata para wisatawan.

Pengendalian sampah pun dilakukan dengan pemberian sanksi adat terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti yang diberlakukan di Desa Panglipuran, Kabupaten Bangli.

Sementara itu, untuk memperoleh data dan informasi terkait pemanfaatan sampah plastik, Amperwan mengaku telah mengunjungi Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah pada awal November lalu. Ia mengunjungi pabrik Paving Block berbahan baku limbah plastik di Desa Jetis dan Bank Sampah Limbah Pustaka di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.

Amperawan juga memuji salah satu bank sampah di Purbalingga yang telah menuai prestasi, yaitu Bank Sampah Limbah Pustaka yang dipimpin oleh Raden Roro Hendarti. Bank sampah ini menggabungkan layanan bank sampah dan perpustakaan.

 

 

 

05
January

 

VOI INDONESIAKU Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat, pada September 2017 jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 26,58 juta penduduk. Jumlah tersebut menurun 4,28 persen dibandingkan pada Maret 2017 sebesar 27,77 juta jiwa. Dengan demikian, dalam waktu enam bulan penduduk miskin Indonesia berkurang 1,19 juta penduduk. Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto saat konferensi pers di Jakarta, Selasa, 02 Januari 2018 mengatakan, angka tersebut merupakan capaian yang menggembirakan. Ia menegaskan, penurunan jumlah penduduk miskin pada tahun 2017 merupakan pencapaian yang paling baik dalam 7 tahun belakangan ini.

“September 2017 ini merupakan pencapaian paling bagus. Penurunannya paling cepat jika dibandingkan dengan 7 tahun terakhir sejak 2011. Dari bulan Maret 2017 ke September 2017, persentase penduduk miskin turun 0,52 persen.”

Suhariyanto lebih lanjut mengatakan, penurunan penduduk miskin berkurang baik di desa maupun di kota. Menurutnya, persentase penduduk miskin di desa jauh lebih tinggi dari desa. Hal ini menunjukkan bahwa disparitas di kota dan desa cukup tinggi. Ia menjelaskan, faktor penyebab berkurangnya penduduk miskin adalah inflasi yang terkendali, upah buruh tani nominal dan riil meningkat, dan upah nominal buruh bangunan naik. Beberapa komoditas pangan juga mengalami penurunan seperti gula pasir. Selain itu, Program beras pra sejahtera juga telah diterima oleh keluarga sasaran dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang berdampak positif terhadap upaya menurunkan jumlah penduduk miskin. Program Keluarga Harapan juga berkontribusi besar dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Oleh karena itu pihaknya sangat mendukung jika penerima PKH  ditingkatkan kembali di tahun depan.

 

Sementara itu Deputi Statistik Sosial Sairi Hasbullah mengatakan, pembangunan infrastruktur juga sangat berpengaruh pada penurunan angka kemiskinan. Hal tersebut terlihat dari angka penurunan kemiskinan di Indonesia bagian timur. Penurunan angka kemiskinan di Papuan Barat dan Maluku merupakan yang terbesar. Hal yang sama juga dikatakan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, ia mengatakan, data BPS tersebut menjadi bukti efektifitas program yang sempat diragukan banyak pihak dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Program Keluarga Harapan (PKH) dinilai tepat sasaran sehingga kemiskinan turun signifikan. 

04
January

 

VOI INDONESIAKU Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, M. Amperawan, mengemukakan sejumlah daerah yang telah menjadi ikon pariwisata mempunyai permasalahan yang serupa yaitu adanya ancaman pencemaran sampah di laut, terutama sampah plastik. Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Manggarai Barat, Kota Manado, dan Kabupaten Morotai. Demikian dikatakan Amperawan saat menyampaikan hasil kunjungannya ke daerah-daerah tersebut beberapa waktu lalu, di Jakarta, Jumat (29/12). 

Menurut Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat itu, sampah plastik ini telah menjadi ancaman bagi lingkungan hidup yang berimbas pada kehidupan manusia karena sifatnya yang tidak dapat hancur dengan sendirinya dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk hancur secara alami. Sehingga Amerawan memperkirakan, pada tahun 2050, jumlah sampah plastik yang terendap di lautan akan lebih banyak ketimbang jumlah ikan. Karena itu, Amperawan meminta perlunya segera dilakukan pengendalian dan pemanfaatan sampah plastik agar bisa berkurang, setidaknya tidak bertumbuh cepat seperti yang diperkirakan.

Amperawan juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Kabupaten Gianyar, Bali dan bertemu dengan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata dan perangkat Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintahan (SKPD) Kabupaten Gianyar.

Amperawan melaporkan, pemerintah Kabupaten Gianyar telah menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenisnya. Menurut Amperawan Bupati Gianyar menyadari apabila sampah tidak dikelola dengan baik dan benar maka dapat menimbulkan dampak negatif pada aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. 

Implementasi dari peraturan daerah tersebut adalah dibangunnya rig atau jaring penghalang sampah yang dibuang atau terbawa arus sungai. Rig tersebut dibangun di 3 titik sungai, yaitu hulu, tengah, dan hilir sungai. Dengan adanya rig tersebut, menurut Amperawan, pemerintah kabupaten berharap sampah khususnya sampah plastik tidak berakhir di laut. Menurut Ameprawan, sebagai daerah wisata, Gianyar tidak menginginkan adanya pencemaran sampah plastik di laut karena dapat merusak citra pariwisata di mata para wisatawan.

Pengendalian sampah pun dilakukan dengan pemberian sanksi adat terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti yang diberlakukan di Desa Panglipuran, Kabupaten Bangli.

Sementara itu, untuk memperoleh data dan informasi terkait pemanfaatan sampah plastik, Amperwan mengaku telah mengunjungi Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah pada awal November lalu. Ia mengunjungi pabrik Paving Block berbahan baku limbah plastik di Desa Jetis dan Bank Sampah Limbah Pustaka di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.

Amperawan juga memuji salah satu bank sampah di Purbalingga yang telah menuai prestasi, yaitu Bank Sampah Limbah Pustaka yang dipimpin oleh Raden Roro Hendarti. Bank sampah ini menggabungkan layanan bank sampah dan perpustakaan. 

02
January

 

VOI FOKUS Kongres Amerika Serikat, Rabu waktu setempat (20/12) menyetujui rancangan Undang-Undang reformasi pajak yang diajukan Presiden Donald Trump. Reformasi pajak tersebut memangkas tarif pajak individu dan perusahaan. 

Pajak individu berpendapatan tinggi (top individual) bakal turun dari 39,6% menjadi 37%, sedangkan pajak korporasi turun dari 35% menjadi 21%. Kebijakan ini disebut-sebut berpotensi membangkitkan ekonomi di negara tersebut. Dengan demikian investasi di AS menjadi lebih berdaya tarik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah Indonesia bakal merespons pemangkasan pajak di Amerika Serikat (AS). Saat ini, ia bersama Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan dan jajarannya tengah melakukan pengkajian.

Pengkajian dilakukan secara komprehensif baik dari sisi administrasi perpajakan, kemudahan pembayaran pajak, hingga tarif dan insentif pajak. Demikian dikatakan Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (27/12).

Rencananya, hasil kajian tersebut akan dituangkan dalam beberapa aturan perpajakan yang kini dalam proses revisi. Aturan yang dimaksud adalah Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh), dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Sri Mulyani berharap, iklim investasi di Indonesia juga akan terus membaik seiring dengan langkah cepat pemerintah merespons berbagai kondisi yang ada, termasuk reformasi perpajakan di AS.

Meski begitu, pada kesempatan lain, Sri Mulyani sempat menyatakan optimismenya bahwa investor asing tidak akan meninggalkan Indonesia. Sebab, berinvestasi di Indonesia masih lebih menarik dibandingkan di Amerika Serikat, kata Sri Mulyani. Salah satu penyebabnya yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi.

 

Menteri Sri Mulyani optimis, prospek ekonomi Indonesia positif. Indonesia juga memiliki bonus demografi lantaran banyaknya penduduk berusia muda. 

Kenaikan peringkat utang jangka panjang Indonesia oleh lembaga pemringkat internasional Fitch juga diharapkan bakal memperkuat keyakinan investor terhadap prospek investasi di Indonesia. Sebelumnya, Fitch menaikkan peringkat investasi di Indonesia dari BBB- menjadi BBB dengan prospek stabil.

Ke depan, untuk menambah daya tarik Indonesia, Sri Mulyani menekankan pentingnya memperbaiki peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EODB). Saat ini, Indonesia berada di posisi 72 dari 190 negara. Posisi tersebut naik 37 level dalam dua tahun. Targetnya, Indonesia bisa segera naik ke peringkat 40. 

06
November

VOI FOKUS Setelah mangkrak sekitar 21 tahun, Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu disingkat Becakayu Seksi 1B dan 1C, yaitu dari Cipinang Melayu di wilayah Jakarta Timur hingga Jakasampurna di wilayah Bekasi Barat sepanjang kurang lebih 8 kilometer (km), Jumat (3/11) pagi, diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo. Prosesi peresmian ditandai dengan dibunyikannya sirine dan penandatanganan prasasti. Kemudian Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Wakil gubernur Jawa barat Deddy Mizwar berjalan kaki meninjau ruas Tol Becakayu. Dengan diresmikannya jalan tol tersebut, Presiden meyakini akan mengurai kemacetan yang telah bertahun-tahun ada. Nantinya, lanjut Presiden, pembangunan jalan tol ini akan diteruskan ke Tambun (Bekasi). Hal itu dikatakan Presiden Jokob widodo kepada wartawan usai peresmian Jalan Tol Becakayu Seksi 1B dan 1C di Jakarta Jumat (3/11) pagi. Presiden meminta agar pembangunan ruas jalan tol Becakayu yang belum dilakukan segera diteruskan. Soal pembebasan tanah, Presiden optimistis akan selesai.

Presiden meyakini kehadiran Tol Becakayu akan menambah kapasitas dan pilihan para pengguna jalan, serta membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Presiden menjelaskan, apabila selama ini waktu tempuh dari Kota Bekasi menuju Jakarta sekitar 2 jam perjalanan, dengan dioperasikannya Tol Becakayu diperkirakan akan mempersingkat waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan. Sementara jarak tempuh dari Bekasi ke Kampung Melayu diperkirakan bisa dilalui dalam waktu 30 menit. Tol Becakayu juga akan meningkatkan memperlancar lalu lintas kendaraan logistik menuju Karawang, Cibitung, dan Bandung, karena kendaraan tidak perlu lagi melewati tengah kota. Tapi bisa langsung melalui Jalan Tol Wiyoto Wiyono dan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR). Untuk sementara, pengguna jalan tol Becakayu tidak dipungut biaya alias gratis karena besaran tarif masih dalam pembahasan pihak terkait.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat-PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol itu diharapkan dapat memangkas kemacetan di jalan raya Kalimalang dan jalan tol Jakarta-Cikampek, terutama karena penumpukan volume kendaraan di gerbang tol Halim. Jalan tol Becakayu diyakini akan memperlancar lalu lintas kendaraan logistik menuju Karawang, Cibitung dan Bandung. Sebab, arus kendaran akan terpecah dan dapat mengurangi lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek.

04
November

FOKUS

Written by
Published in Indonesia Ku

VOI FOKUS Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, Nasrun Umar, di Palembang, Sabtu (28/10) mengatakan, Taman Nasional Sembilang di Kabupaten Banyuasin dan Taman Margasatwa Dangku di Dangku, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, akan dijadikan cagar biosfer guna mendukung pertumbuhan ekonomi hijau. Menurut Nasrun Umar, pihaknya akan bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk mewujudkan program tersebut. 

Ia menjelaskan, program tersebut menjadi percontohan kemitraan pengelolaan Sembilang-Dangku dengan dukungan dari The Zoological Society of London, the UK Climate Change Unit, the Norwegian International Climate and Forest Initiative, Inisiatif Dagang Hijau, Yayasan Belantara, dan lainnya. Program tersebut juga menjadi model nasional dan internasional karena metodologinya sudah diakui.

Program cagar biosfer mengevaluasi nilai bentang alam sebagai dasar investasi dalam perlindungan hutan dengan mengaitkan nilai dari sumber daya alam dengan evaluasi potensi dan risiko. Menurut Nasrun, Sumatra Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang dipilih untuk menerapkan model tersebut. Program tersebut dapat menjadi suatu kerangka kerja yang menggambarkan peran ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan dari suatu bentang alam. Lebih jauh, model tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu acuan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan perencanaan dan pengelolaan bentang alam.

Taman Nasional Sembilang dan Suaka Margasatwa Dangku memang kaya dengan keanekaragaman hayatinya. Puluhan jenis flora dan fauna dilindungi di kawasan ini, misalnya: buaya, penyu, dan siamang. Harimau Sumatra adalah yang paling terkenal di sini.

Dulu, publik mengenal hutan di pesisir Sumatra Selatan ini sebagai Taman Nasional Sembilang. Sekarang namanya berubah menjadi Taman Nasional Berbak-Sembilang dan Suaka Margasatwa Dangku. 

 

Dua lokasi ini dipilih menjadi cagar biosfer karena sangat rawan terjadi pengalihfungsian lahan akibat tingginya kebutuhan manusia, dan bencana kebakaran hutan dan lahan. 

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 2, Afan Absori, meski kekurangan sarana transportasi, kawasan Sembilang tetap menjadi daerah tujuan para pelancong.

Menjelang akhir tahun, kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara yang hendak menyaksikan kawanan burung migran dari Siberia berjenis cerek pasir mongolia dengan nama Latin Charadrius mongolus. Biasanya, pengunjung menantikan saat-saat burung migran berebut ikan-ikan kecil yang terdampar di pinggiran bakau. Wisatawan diperkirakan akan semakin ramai pada tahun-tahun mendatang, manakala Sembilang sudah resmi menjadi cagar biosfer dunia.

Page 48 of 48