Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Komisi tujuh Dewan Perwakilan Rakyat RI menyepakati asumsi dasar makro untuk harga minyak mentah Indonesia sebesar 42 hingga 45 dolar Amerika per barel untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RABN) tahun 2021. Sementara itu, target lifting minyak dan gas juga ditetapkan 1,68 sampai 1,72 juta barel oil equivalent per day.
Kesepakatan tersebut tercapai saat Rapat Kerja antara Kementerian ESDM dengan Komisi tujuh DPR di Komplek DPR Senayan, Jakarta, Senin. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif juga menjelaskan penetapan asumsi dasar RAPBN 2021 sudah sesuai usulan dari Komisi VII (tujuh) DPR. (antara)