21
September

 

(voinews.id)Kementerian Kesehatan Laos menyatakan varian virus corona Delta Plus kini menyebar di ibu kota Vientiane.Direktur Jenderal  Departemen Pengendalian Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan Rattanaxay Phetsouvanh saat jumpa pers Senin menyebutkan, 52 kasus impor dan 162 kasus lokal baru tercatat dalam sehari.Angka itu menambah jumlah keseluruhan menjadi 19.399 kasus.

Menurut Phetsouvanh, kasus komunitas di Vientiane terus meningkat dengan ditemukannya varian Delta Plus pada penderita COVID-19.Varian Delta Plus merupakan versi mutan dari varian Delta dan sangat menular.Hingga Senin total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Laos mencapai 19.399 kasus, dengan 16 kematian.Antara

21
September


(voinews.id)Kecelakaan kapal mewarnai liburan musim gugur tahun ini di Provinsi Guizhou, Tiongkok.Data otoritas setempat dikutip media lokal, Senin,(20/9) menyebutkan, total, sudah sembilan korban meninggal akibat kapal terbalik di Sungai Zangke, Kota Liupanshui Minggu (19/9) waktu setempat.

Sebelumnya tim SAR telah berhasil menyelamatkan 39 penumpang dari derasnya arus sungai yang membelah kota di wilayah barat daya daratan Tiongkok itu.Namun delapan orang di antaranya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.Sampai Senin, (20/9)sebanyak tujuh penumpang masih belum ditemukan.Republika

21
September

(voinews.id)Ibu kota Vietnam, Hanoi, akan kembali melonggarkan lockdown COVID-19 pada pekan ini.Hal tersebut seiring dengan penurunan jumlah kasus baru dan sebagian besar populasi orang dewasa sudah menerima dosis pertama vaksin.Berdasarkan laporan Reuters, Senin (20/9), sebagian besar proyek pembangunan dapat dilanjutkan mulai Rabu mendatang.

Pemerintahan setempat juga menambahkan, pelonggaran  lebih lanjut akan menyusul dengan rata-rata kasus harian  turun menjadi hanya 20 kasus.Wakil Ketua Komite Rakyat Hanoi Duong Duc Tuan, mengatakan, sejauh ini 94 persen dari 5,75 juta populasi orang dewasa di Hanoi sudah mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19.Rencananya dosis kedua akan diterima pada akhir November.Republika

20
September

 

(Voinews) Inggris bersikeras mempertahankan kepentingannya melalui kerja sama keamanan baru dengan Australia dan Amerika Serikat. Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss seperti dikutip surat kabar Sunday Telegraph Minggu. Menurut Truss, kerja sama itu menyampaikan pesan kepada masyarakat Inggris tentang kemitraan dengan negara-negara sehaluan untuk membangun koalisi berdasarkan nilai-nilai dan kepentingan bersama. Dia mengatakan Inggris akan bekerja lebih erat dengan para mitranya untuk menggunakan berbagai teknologi mutakhir, mulai dari kapal selam bertenaga nuklir hingga kecerdasan buatan dan komputasi kuantum. Dia mengatakan kesepakatan dengan Australia dan AS juga menunjukkan komitmen Inggris terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Dalam kesepakatan tiga negara itu, AS dan Inggris akan memberi Australia teknologi kapal selam bertenaga nuklir. Kesepakatan tersebut telah memicu kemarahan Prancis, karena Australia membatalkan pesanan kapal selam konvensional senilai puluhan miliar dolar.REUTERS/ANTARA

Page 1 of 625