Thursday, 11 April 2024 08:01

Biden Sebut Netanyahu Buat Kesalahan di Jalur Gaza

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

11.4.2024 BidenVOInews, Jakarta: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut kebijakan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Gaza sebagai sebuah kesalahan. Dalam sebuah wawancara pada Selasa (9/4/2024), Biden mendesak Israel untuk menyerukan gencatan senjata di wilayah Palestina itu.

 

"Saya pikir apa yang dia lakukan adalah sebuah kesalahan. Saya tidak setuju dengan pendekatannya," kata Biden kepada Univision, jaringan televisi AS berbahasa Spanyol, ketika ditanya tentang cara Netanyahu menangani perang tersebut.

 

Biden menegaskan kembali, bahwa serangan pesawat nirawak Israel pekan lalu adalah hal yang keterlaluan. Serangan di Gaza itu menewaskan tujuh pekerja bantuan dari badan amal asal AS, World Central Kitchen. Peristiwa itu memicu pembicaraan telepon yang menegangkan dengan Netanyahu.

 

"Jadi yang saya serukan adalah agar Israel menyerukan gencatan senjata, memberikan akses total terhadap semua makanan dan obat-obatan yang masuk ke negara itu selama enam, delapan minggu ke depan," tambah Biden.

 

Komentar Biden adalah sebagian dari kritiknya yang terkeras terhadap Netanyahu di tengah perang Hamas-Israel dan kondisi di Gaza. Pernyataannya mengenai gencatan senjata menandai perubahan dari komentar Biden sebelumnya. Biden juga meningkatkan tekanan pada Israel agar memberikan lebih banyak bantuan ke Gaza.

 

Biden mengaku telah berbicara dengan Arab Saudi, Yordania, dan Mesir, dan mereka siap untuk mengirimkan bantuan makanan. “Tidak ada alasan untuk tidak menyediakan kebutuhan medis dan makanan bagi orang-orang tersebut. Hal ini harus dilakukan sekarang,” tambahnya.

 

Biden mendukung Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, sambil mengungkapkan kekhawatiran atas korban jiwa di Gaza. Baru setelah pembicaraan dengan Netanyahu, dia akhirnya memperingatkan bahwa AS akan terpaksa mengubah kebijakan jika Israel tidak bergeming.

 

Israel lalu setuju membuka penyeberangan bantuan, serta menarik pasukan dari kota Khan Younis di Gaza selatan. Namun, Netanyahu bersikeras karena telah menetapkan tanggal untuk serangan besar-besaran ke Rafah di perbatasan Mesir, yang ditentang Washington. Menjelang pemilihan presiden AS pada November, Biden juga menghadapi penolakan terhadap kebijakannya di Gaza dari pemilih Muslim dan muda.

Read 72 times Last modified on Thursday, 11 April 2024 08:08