Administrator

Administrator

04
November

VOI BERITA Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, peta laut Indonesia dinilai perlu segera dibuat. Luhut Pandjaitan saat memberikan kuliah umum di Universitas Padjajaran, Bandung Jumat mengatakan, saat ini banyak persoalan terjadi di wilayah laut tidak terselesaikan karena tidak adanya peta laut. Ia mencontohkan, pada kasus kapal asing yang menabrak terumbu karang di Raja Ampat, Indonesia menjadi pihak yang disalahkan.Karena, Indonesia tidak dapat mempunyai bukti kewilayahan yang kuat akibat tidak ada peta laut.Luhut Padjaitan   mengatakan, dengan adanya peta laut tersebut  menguatkan posisi Indonesia. Sehingga, dapat meminimalisir persoalan yang muncul karena tidak adanya peta wilayah. Apalagi, saat ini laut merupakan 79 perse dari wilayah Indonesia. rol.

04
November

VOI BERITA Diplomasi publik Indonesia terhadap Australia tetap perlu dikoordinasikan di bawah Kementerian Luar Negeri. Duta Besar RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema dalam Seminar Diplomasi Publik Indonesia terhadap Australia di Jakarta, Jumat mengatakan, Kementerian Luar negeri perlu menjadi koordinator untuk semua pendekatan yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam melakukan diplomasi publik terhadap Australia. Menurut Nadjib Riphat dalam melakukan diplomasi publik terhadap Australia, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan harus menyatukan pendapat dan pemikiran mengenai citra yang akan ditunjukkan Indonesia kepada publik di Australia. Ia menyebutkan salah satu upaya diplomasi publik yang cukup sukses yang dilakukan Indonesia adalah Festival Film Indonesia (FFI) di Perth dan Melbourne. Sementara itu, Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia Evi Fitriani mengatakan pemerintah dalam melakukan diplomasi publik harus menentukan citra Indonesia yang ingin ditampilkan kepada masyarakat Australia. Peran diplomasi publik itu sangat penting. ant.

 

03
November

 

VOI BERITA Pemerintah memulai kajian untuk menerapkan wilayah Bekasi Cikarang sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan usai memimpin rapat kordinasi antar kementerian dan lembaga terkait kawasan ekonomi khusus di kantornya, Jumat. Luhut mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, perlu adanya peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja. Perlu satu visi guna menjembatani arahan Presiden, karena pemerintah sedang mengkaji agar status kawasan Bekasi Cikarang meningkat dari areal industri menjadi kawasan ekonomi khusus agar semua terintegrasi. Luhut Pandjaitan menjelaskan, rencana membentuk kawasan ekonomi khusus di Bekasi Cikarang dimaksudkan untuk membantu memaksimalkan pusat kawasan ekonomi terintegrasi antara Jakarta dengan Jawa Barat melalui sejumlah fasilitas infrastruktur yang tengah dibangun pemerintah. Infrastruktur tersebut adalah bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban dan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Adanya integrasi Jakarta dan Jawa Barat melalui kawasan Cikarang Bekasi, diyakini mengurangi kepadatan penduduk dalam suatu kota besar, misalnya kepadatan di ibukota Jakarta. (kbrn)

28
August

Dozens of people were seen lining up to the special room of André J. Cointreau, the CEO of Le Cordon Bleu London, to observe a cooking demonstration by Chef Degan Septoadji, who was the guest of the world's largest culinary and hospitality school.

"The event is very full [of people] and many are on the waiting list," said London-based sales and marketing director, Alienor Cointreau, at the event which was held in the third week of July. More than 30 people were forced to return home because the facility only held 100 people.

On the night of July 18, Chef Degan appeared with "Yellow Spice", the basic spice used for serving Soto Ayam, Kare Ayam and Ayam Panggang Kalasan. "These are the ingredients for Indonesian cuisine," he said while began a demonstration attended by LCB students from around the world, as well as local communities. The LCB, which has branches in 20 countries, has trained over 20,000 students from over 70 countries.

Those present were given the opportunity to smell and hold various ingredients used, including galangal and candlenut, including a question-and-answer session with the chef.

"We have chefs coming from all over the world, but this is the first time [from Indonesia], there is so much food, and we are excited," said Chef Loic Malfait, LCB's London academic director. "If we go on, this event could last until midnight," he added.

Those who were still present at night were served with Cannapes - another type of Indonesian food, with Sate Lilit, Ayam Sambal Matah, Bubur Ketan Hitam and Lapis Legit.

Chef Degan also re-emerged in a cooking demonstration event three days later on an Indonesian Weekend integrated promotion at Potters Fields Park, on the edge of the River Thames against Tower Bridge backdrop.

The dishes served for Indonesian Weekend were Gado-Gado, Soto Betawi and Rendang.

"Indonesian cuisine is very varied and Londoners are very enthusiastic and open with all kinds of world foods, and therefore the desire for Indonesian cuisine is so high," said Dito Widjono, from Proud Indonesia, the organizer of Indonesian Weekend.

Chef Degan himself said that London is very open to foreign cultures, "Indonesia still has a very exotic impression, so there is still a chance [for restaurants to penetrate the market]."

"In London, the number of Indonesian restaurants can be counted solely on the fingers, but the number of Thai restaurants are in the hundreds," he added.