Sunday, 02 August 2020 00:00

Semanggi, Kuliner Dari Surabaya Jawa Timur

Written by 
Rate this item
(0 votes)
FOTO VIVA.CO.ID FOTO VIVA.CO.ID

Semanggi atau Pecel Semanggi adalah makanan tradisional dari Surabaya yang terbuat dari daun semanggi. Walaupun merupakan jenis makanan pecel, tetapi bahan dan rasannya berbeda dengan pecel pada umumnya. Karena bahan dasar utamanya adalah daun semanggi yang kemudian ditambah dengan kecambah dan kangkung serta bumbu. Bumbu yang digunakan terbuat dari ketela rambat yang dicampur dengan kacang dan gula merah sehingga memiliki rasa yang khas. Selain itu yang membuat pecel semanggi Surabaya ini berbeda dengan pecel lainnya ialah tambahan kerupuk puli atau kerupuk beras. Semanggi sendiri sebenarnya adalah tanaman liar yang termasuk dalam kelompok paku air atau salviniales yang banyak ditemukan di daerah persawahan dan tepian sungai.

Walaupun pecel Semanggi merupakan makanan tradisional khas Surabaya, tetapi tidak mudah untuk menemukannya, karena kebanyakan pedagang pecel Semanggi menjajakannya secara berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya.

Anda bisa dengan mudah menemukan penjual pecel semanggi ini di daerah Desa Kedung Kecamatan Benowo Surabaya. Daerah di pinggiran Surabaya ini terkenal dengan budidaya tanaman semanggi, sehingga banyak pedagang pecel semanggi yang berasal dari tempat ini. Sangat mudah mengenali penjual semanggi ini, karena biasanya mereka memakai kebaya dan kain serta berkeliling menggendong bakul yang berisi dagangan pecel ini.

Pada proses pembuatannya, semanggi , kecambah dan kangkung direbus lebih dahulu. Biasanya pecel semanggi ini disajikan menggunakan pincuk , semacam piring yang terbuat dari daun pisang. Kemudian bahan-bahan yang sudah direbus ini disiram dengan saus bumbu yang terbuat dari ketela rambat dan gula jawa. Bagi anda yang menyukai makanan pedas, penjual pecel semanggi biasanya juga menyediakan cabai dan bumbu petis. Dengan membayar Rp. 6000, anda bisa menikmati kelezatan sepincuk pecel semanggi, kuliner khas dari Surabaya.

Read 711 times Last modified on Sunday, 02 August 2020 07:18