Monday, 05 October 2020 00:00

Pantai Bangko-Bangko, Nusa Tenggara Barat

Written by 
Rate this item
(0 votes)
FOTO ANTARA FOTO ANTARA

VOI PESONA INDONESIA Berselancar menjadi salah satu olahraga air yang cukup menantang dan menyenangkan bagi sebagian orang. Bagi para surfer pantai-pantai dengan gelombang ombak yang besar menjadi sebuah spot buruan yang dicari-cari. Salah satunya adalah Desert Point atau Pantai Bangko-Bangko di Pulau Lombok.

Secara administratif Pantai Bangko-Bangko termasuk dalam wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasinya tepat berada dibagian barat daya pesisir pulau Lombok. Jarak dari Kota Mataram sekitar 70,5 km atau jarak tempuh sekitar 1 jam 48 menit dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Pantai Bangko-Bangko menjadi salah satu spot surfing terfavorit di pulau Lombok dan cukup popular dikalakan peselancar lokal maupun mancanegara karena tipe ombak yang tidak mudah pecah hingga tepian, gulungannya yang dalam serta tingginya ombak menjadikan tempat ini sebagai  salah satu dari 10 spot surfing dengan ombak terganas menurut International Surfing Association.

Bagi anda yang hobi berselancar, waktu terbaik untuk anda mengunjungi Pantai Bangko-Bangko adalah sekitar bulan Mei hingga Oktober. Dimana pada bulan-bulan tersebut terjadi pasang surut gelombang yang cukup berongga yang mampu membuat gulungan ombak sepanjang 300 meter dengan ketinggian ombak berkisar hingga 3 meter sehingga membuat para peselancar ingin menaklukkannya.

, daya tarik pantai Bangko-Bangko tidak hanya sebagai spot surfing saja. Keindahan pasir putih yang menghampar di sepanjang pantai semakin terlihat indah dengan latar jajaran perahu nelayan yang berwarna-warni dengan air laut yang jernih.

Keindahan lain yang tidak kalah menarik adalah wisata trekking dan peristiwa di kawasan Taman Wisata Alam Bangko-Bangko seluas 2.169 hektar area.

Rimba Taman Wisata Alam Bangko-Bangko termasuk dalam tipe ekosistem hutan pantai, hutan musim dataran rendah, dan hutan mangrove. Berbagai jenis fauna yang jarang dijumpai masih terjaga habitannya seperti elang bendol, ayam hutan, raja udang, koakiu, kupu-kupu troces helena, eleng laut, dan jenis fauna lainnya.

Read 521 times Last modified on Saturday, 10 October 2020 12:24