Akbar

Akbar

15
September

(Voinews.id)Presiden RI Joko Widodo mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dalam dunia pendidikan karena ilmu pengetahuan saat ini mengalami perubahan sangat cepat.Hal itu disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (13/9), sebagaimana ditayangkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.Kepala Negara harus menyampaikan apa adanya, ilmu pengetahuan cepat mengalami perubahan, bahkan dalam hitungan hari. Oleh sebab itu, menurut Presiden, kemampuan untuk adaptasi belajar terhadap disrupsi dan ketidakpastian wajib diperhatikan oleh semua pihak, baik para rektor, dosen, maupun mahasiswa.Presiden mengingatkan, tugas universitas adalah mencetak, melahirkan mahasiswa yang unggul dan utuh, termasuk juga sehat jasmani, sehat rohani, berbudi pekerti baik, dan memiliki sisi kebangsaan yang baik.Presiden juga menekankan tugas rektor dan seluruh jajarannya bukan hanya mendidik mahasiswa di kampus, melainkan juga di luar kampus.//ANTARA

15
September

(Voinews.id)Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Presidensi G-20 Indonesia diprediksi akan meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun. Hal itu dikatakan, Menko Airlangga Hartarto saat Konferensi Pers G-20 secara daring, Selasa. Prediksi tersebut, menurut dia, diharapkan secara agregat akan naik hingga 1,5-2 kali lipat dari pertemuan IMF World Bank tahun 2018 lalu. Hal tersebut dikarenakan di bawah Presidensi Indonesia terdapat 150 pertemuan yang berlangsung selama 1 tahun atau selama 12 bulan. Ia mengatakan, Selain memberikan dampak kepada perekonomian Indonesia, Airlangga menyampaikan Presidensi G-20 juga membawa dampak pada pembangunan sosial, karena Indonesia berpeluang mendorong topik terkait dengan produksi dan distribusi vaksin. Pihaknya terus mendorong agar vaksin ini menjadi global public goods dan juga aksesibilitas bagi masyarakat Indonesia dan negara berkembang yang berpendapatan rendah.//ANTARA

 
    
15
September

(Voinews,id)Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menerima penghargaan Global Islamic Finance Awards (GIFA) Leadership Awards 2021, mewakili Pemerintah Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), yang diselenggarakan Edbiz Corporation secara daring dari London, Inggris, Selasa. Sebagai Ketua Harian KNEKS, Ia menerima penghargaan ini atas nama KNEKS dan atas nama Pemerintah Indonesia. KNEKS secara institusi merupakan representasi dari Pemerintah Indonesia dalam misi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Hal itu dikatakan Wapres Ma’ruf Amin dalam pidatonya dari Jakarta, Selasa. Sebagai sarana untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara internasional, Wapres mengatakan GIFA telah menjadi katalisator dalam mendukung upaya pengembangan tersebut. Dengan menerima penghargaan tersebut, Indonesia akan terus bekerja keras dalam mewujudkan visi dan misi untuk menjadi global hub ekonomi dan keuangan syariah.//ANTARA

04
September

 

(Voinews.id)Pemimpin pasukan perlawanan Ahmad Massoud membantah klaim Taliban yang mengatakan, kelompok militan itu berhasil merebut lembah Panjshir di utara Kabul. Ahmad Massoud yang memimpin pasukan mengatakan, Berita penaklukan Panjshir beredar di media Pakistan. Ini bohong. Sementara Mantan Wakil Presiden Amrullah Saleh, salah satu pemimpin pasukan oposisi, dalam klip video yang diunggah ke Twitter oleh seorang jurnalis BBC World, mengatakan pihaknya belum menyerah. Seperti dilaporkan Reuters Sabtu, beberapa pemimpin perlawanan lainnya juga menepis laporan jatuhnya Panjshir, di mana ribuan pejuang dari milisi regional dan sisa-sisa pasukan pemerintah lama berkumpul. Sebelumnya seorang komando Taliban mengatakan "Dengan rahmat Allah SWT, Taliban mengendalikan seluruh Afghanistan. Para pembuat onar telah dikalahkan dan Panjshir sekarang berada di bawah komandonya.// REUTERS/ANTARA