pesona indonesia

pesona indonesia (544)

15
July

Hari ini akan memperkenalkan dan mengajak anda menikmati pantai Kuwaru, di Yogyakarta . Pantai Kowaru adalah tempat wisata yang berada di desa Poncosari Kecamatan Srandakan, kabupaten Bantul. Pantai Kuwaru ini terletak sekitar 29 Km dari pusat kota Yogyakarta. Dari pusat Kota Yogyakarta dapat ditempuh dalam waktu 45 menitPantai Kuwaru memiliki ciri khas yang tidak dimiliki pantai lain yaitu pohon cemara udang yang tidak bisa dijumpai di pantai lain. Pohon Cemara udang ini memiliki fungsi sebagai pemecah gelombang apabila terjadi tsunami. Selain itu manfaat pohon cemara Udang ini adalah memproduksi banyak oksigen sehingga udara di pantai ini terasa sejuk.Pantai Kuwaru memiliki aksen jalan yang sudah bagus, karena sudah beraspal. Tetapi masih ada kesulitan apabila pengunjung menggunakan bis besar, karena jalan yang tersedia masih kurang lebar untuk kendaraan yang besar seperti itu. Pengunjung sebaiknya menggunakan kendaraan bermotor baik sepeda motor ataupun mobil.Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang hampir tidak ditemui di perkotaan, seperti hamparan sawah dan warna warni tanaman pertanian yang beragam

Di pantai Kuwaru selain tersedia lapangan parkir yang luas juga tersedia fasilitas untuk pengunjung seperti mushola, toilet, dan penyewaan tikar. Di sini pengunjung tidak hanya disuguhi pesona pantai dan laut saja tetapi pengunjung juga bisa menikmati kuliner.

Di pantai Kuwaru ini kurang lengkap rasanya apabila anda tidak mencoba seafoodnya. Karena di sini anda bisa membakar dan menikmati bermacam seafood. Dan pasti nikmat rasanya karena selain bersama teman-teman atau keluarga, yang tersedia di pantai ini adalah ikan kerang dan aneka seafood segar yang dibawa dan dijual oleh nelayanSehingga semuanya masih segar. Mengasyikkan dan pengalaman yang menyenangkan bukan ?

                        

13
July

Pantai Sire

Written by
Published in pesona indonesia

Hari ini akan memperkenalkan Pantai Sire. Lombok merupakan salah satu destinasi wisata favorit wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Pada umumnya wisatawan yang berwisata ke Lombok, datang untuk menikmati keindahan pantai-pantainya. Salah satu pilihan pantai indah terdapat di Lombok Utara. Namanya pantai Sire. Lokasinya tak begitu jauh dari pusat kota Mataram, ibukota provinsi Nusa Tenggara Barat, sekitar 35 kilometer. Ditambah lagi pantai ini punya hamparan pasir yang luas, air laut yang jernih dengan terumbu karang yang masih lestari, membuat banyak wisatawan lokal maupun asing menjadikan pantai Sire sebagai salah satu tujuan wisata mereka ketika berkunjung ke Lombok.tiba di pantai Sire, anda akan melihat langsung keindahan alam pantai ini. Garis pantainya panjang berlekuk-lekuk, sejauh 3,8 kilometer. Pasir pantainya tidak terlalu putih, namun punya tekstur yang lembut. Di sekitar pantai terdapat deretan pohon kelapa yang ditata rapi dengan rumput yang menghijau. Anda bisa duduk-duduk santai di bawah rindangnya pohon kelapa sambil menikmati keindahan pantai ini. Jika cuaca cerah, anda bisa melihat keindahan Gunung Rinjani dari kejauhan. Anda pun bisa menghabiskan waktu untuk bermain voli dan sepakbola di tepi pantai.Pantai Sire punya air laut yang jernih dan tenang, sehingga cukup aman dan menyenangkan berenang di pantai ini. Bagi yang suka snorkling, pantai Sire merupakan lokasi yang tepat untuk menyalurkan hobi anda. Di Pantai ini, kecantikan bawah lautnya masih terjaga. Bagi Anda yang gemar memancing, Anda juga bisa memuaskan hobi Anda dengan menyewa perahu menuju spot-spot memancing terbaik di pantai ini. Anda juga bisa menjelajahi pantai Sire dengan menggunakan perahu kano. Sejumlah operator wisata di pantai ini menyediakan perahu kano dan alat-alat snorkeling. Waktu terbaik berkunjung ke pantai Sire ialah saat sore hari, karena anda bisa menikmati keindahan matahari terbenam di pantai ini. Jika anda beruntung, anda bisa menyaksikan acara larung sesaji yang digelar oleh masyarakat setempat. Setiap tahun sekali, masyarakat setempat menggelar acara tersebut. Acara ini diisi juga dengan hiburan rakyat berupa kesenian tradisional dan hiburan musik.

dari kota Mataram, pantai Sire dapat ditempuh selama kurang lebih 50 menit hingga 1 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Anda sebaiknya menyewa kendaraan, karena angkutan umum yang lewat hingga pantai Sire sangatlah jarang. Jika Anda berangkat dari Bali, pantai Sire bisa dicapai dengan menggunakan kapal fery dari Padang Bai, Bali menuju Pelabuhan Lembar dan meneruskan perjalanan dengan taksi maupun bus. Jika ingin bermalam, anda bisa menginap di penginapan yang menghadap langsung ke arah pantai.

12
July

Curug Mandala

Written by
Published in pesona indonesia

Hari ini akan memperkenalkan CURUG MANDALA. Subang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat. Kabupaten ini dianugerahi potensi alam melimpah yang oleh pemerintah setempat juga dikembangkan untuk pariwisata. Berbicara mengenai pariwisata, Subang secara garis besar dibagi menjadi 3 zona utama mulai dari laut di utara, dataran yang luas di bagian tengah hingga pegunungan yang sejuk di selatan. Ketiga zona berbeda ini membuat Subang memiliki destinasi wisata yang beragam. Dari aneka ragam objek wisata yang ada, Subang dikenal dengan objek wisata pemandian air panas Ciater dan curug atau air terjunnya yang indah.

salah satu destinasi wisata air terjun indah di Subang yang wajib anda kunjungi, ketika berkunjung kesana adalah Curug Mandala. Curug Mandala berlokasi di Dusun Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Subang, Jawa Barat. Untuk menuju Curug Mandala, waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama karena letaknya yang cukup dekat dari pusat kota. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda dua untuk tiba disana. Sesampainya di pintu masuk curug dan membayar tiket seharga Rp10 ribu per orang serta biaya parkir kendaraan Rp2 ribu per kendaraan, anda bisa masuk ke hutan untuk menuju curug. Disediakan papan penunjuk arah sehingga memudahkan wisatawan.

Curug Mandala memiliki pemandangan alam yang hijau dan indah. Ada perkebunan Teh yang menghampar luas. Curug Mandala juga punya keunikan tersendiri dimana air terjunnya punya beberapa tingkatan. Di bagian bawah, terdapat air terjun yang paling tinggi. Kemudian, di atas aliran tersebut, anda akan menemukan aliran air lain yang lebih pendek. Bila dilihat dari atas, bentuk air terjun ini seperti undakan tangga. Berwisata kesana, nikmatilah kesegaran airnya. Jangan lupa juga mengabadikan keindahan alam Curug Mandala dengan berfoto ria. Anda juga bisa melakukan camping di objek wisata ini.

Diberi nama Curug Mandala, konon dahulu dikisahkan ada seorang patih dari kerajaan di tanah pasundan yang bernama Patih Mandala. Dikabarkan ia bertapa dan “moksa” (mati dengan cara menghilang tanpa meninggalkan jejak/jasad menuju nirwana) ditempat ini. Dari kisah tersebutlah, maka air terjun ini dinamakan Curug Mandala. Objek Wisata Curug Mandala dikelola secara resmi oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII bekerjasama langsung dengan pemuda Karang Taruna Panaruban, Subang. Karena telah dikelola secara resmi, fasilitas umum pun sudah tersedia dengan cukup baik ditempat ini, mulai dari lahan parkir, toilet, mushola, serta beberapa taman dan saung bambu untuk beristirahat.

11
July

Edisi kali ini, akan memperkenalkan salah satu kuliner dari Ngawi, Jawa Timur. tak banyak yang mengerahui tentang kuliner tradisional di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebenarnya cukup banyak kuliner tradisional dengan rasa yang tak kalh dengan kuliner dari daerah lain. Sebut saja lethok, ledre, wedang cemue dan tahu tepo. Namun, kali ini, Pesona Indonesia akan membahas tentang Tahu Tepo.

Tahu Tepo atau ada juga yang menyebutnya Tepo Tahu, merupakan kuliner tradisional Ngawi yang berbahan dasar tepo, tahu dan aneka bahan tambahan lainnya. Tepo berasal dari Bahasa Jawa yang berarti kerucut. Hal ini merujuk pada bentuk dari lontong yang dipakai dalam kuliner Tahu Tepo. Makanan ini sekilas terlihat hampir mirip dengan lontong tahu atau kupat tahu. Tetapi tentu memiliki cita rasa khas yang berbeda.

cita rasa dari Tepo Tahu cukup unik. Kuahnya pedas, manis dan asam. Hal itu karena kuahnya terdiri dari kecap, air asam jawa, serta campuran bumbu seperti bawang putih, cabe rawit, gula merah, dan garam.

proses pembuatan Tahu Tepo ini yaitu dengan menyiapkan bahan utamanya terlebih dahulu, tepo dan tahu. Tahu dibalurkan dengan telor kemudian digoreng. Setelah siap, dipotong-potong bersama dengan tepo dan diletakkan di atas piring. Kemudian tambahkan irisan kol, tauge, kacang goreng dan bawang goreng. Terakhir, siram kuah di atasnya dan tabur dengan kerupuk.

10
July

Hari ini akan memperkenalkan Taman Wisata Puncak Bila.Beberapa waktu yang lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), di Desa Watang Pulu, Sidrap, Sulawesi Selatan. Pada saat peresmian tersebut, Presiden Jokowi kagum akan keindahan alam Perbukitan Watang Pulu dengan 30 kincir angin PLTB. Presiden mengatakan pemandangan tersebut seperti di Negeri Kincir Angin, Belanda. Adanya pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ini menambah potensi keindahan Kabupaten Sidenreng Rappang ( Sidrap) sebagai destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Kabupaten ini sebenarnya punya potensi wisata beragam. Salah satunya yang akan kami perkenalkan kali ini adalah Taman Wisata Puncak Bila.

Taman Wisata Puncak Bila terletak di pegunungan Bila, Kecamatan Bila, Kabupaten Sidrap. Lokasinya 215 kilometer arah utara dari ibukota provinsi Sulawesi Selatan dan dari ibukota kabupaten Sidrap, jaraknya sekitar 36 kilometer dari arah timur. Objek wisata ini memadukan wisata modern dengan perpaduan keindahan alam. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Taman wisata yang telah dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Sulawesi Selatan 2016 lalu punya beragam wahana wisata yang menarik.

sebelum tiba di Taman Wisata Puncak Bila, anda akan melewati deretan hamparan sawah hijau dan perkebunan. Untuk masuk ke lokasi wisata, anda dikenakan tiket masuk Rp.15.000 untuk hari senin hingga jumat. Untuk hari sabtu dan minggu sebesar Rp.20.000. Sedangkan saat hari libur nasional, wisatawan harus membayar Rp. 25.000. Masuk ke Taman Wisata Puncak Bila, Aneka wahana permainan bisa anda nikmati sepuasnya. Ada waterboom bagi yang suka berbasah-basahan, Flying Fox bagi penyuka tantangan adrenalin, arena grass track untuk motor ATV, dan hamparan lapangan rumput luas yang bisa digunakan untuk perkemahan.Di lokasi Taman wisata Puncak Bila, terdapat pula puluhan gazebo untuk tempat melepas lelah. Juga ada perahu atau kanoe boat yang bisa digunakan menjelajah danau, kolam renang dengan air dari pegunungan, serta kolam pemancingan bagi anda yang hobi memancing.

setiap wahana permainan di Taman wisata Puncak Bila memiliki tarif tersendiri untuk bisa memanfaatkannya. Misalnya saja untuk Flying Fox anda harus membayar tiket sebesar 15.000 per orang dan untuk Motor ATV, tiketnya sebesar Rp.20.000 per orang. Berwisata ke Taman Wisata Puncak Bila saat ini semakin menyenangkan, terlebih ketika pengelola taman wisata ini membuat spot foto menarik, berupa sepeda raksasa dengan panjang 14,71 meter dan tinggi 7,15 meter. Sport foto Sepeda raksasa ini diklaim sebagai sepeda terbesar di dunia dan telah menjadi ikon baru taman wisata Puncak Bila.

10
July

Hari ini akan memperkenalkan Taman Wisata Puncak Bila.Beberapa waktu yang lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), di Desa Watang Pulu, Sidrap, Sulawesi Selatan. Pada saat peresmian tersebut, Presiden Jokowi kagum akan keindahan alam Perbukitan Watang Pulu dengan 30 kincir angin PLTB. Presiden mengatakan pemandangan tersebut seperti di Negeri Kincir Angin, Belanda. Adanya pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ini menambah potensi keindahan Kabupaten Sidenreng Rappang ( Sidrap) sebagai destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Kabupaten ini sebenarnya punya potensi wisata beragam. Salah satunya yang akan kami perkenalkan kali ini adalah Taman Wisata Puncak Bila.

Taman Wisata Puncak Bila terletak di pegunungan Bila, Kecamatan Bila, Kabupaten Sidrap. Lokasinya 215 kilometer arah utara dari ibukota provinsi Sulawesi Selatan dan dari ibukota kabupaten Sidrap, jaraknya sekitar 36 kilometer dari arah timur. Objek wisata ini memadukan wisata modern dengan perpaduan keindahan alam. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Taman wisata yang telah dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Sulawesi Selatan 2016 lalu punya beragam wahana wisata yang menarik.

sebelum tiba di Taman Wisata Puncak Bila, anda akan melewati deretan hamparan sawah hijau dan perkebunan. Untuk masuk ke lokasi wisata, anda dikenakan tiket masuk Rp.15.000 untuk hari senin hingga jumat. Untuk hari sabtu dan minggu sebesar Rp.20.000. Sedangkan saat hari libur nasional, wisatawan harus membayar Rp. 25.000. Masuk ke Taman Wisata Puncak Bila, Aneka wahana permainan bisa anda nikmati sepuasnya. Ada waterboom bagi yang suka berbasah-basahan, Flying Fox bagi penyuka tantangan adrenalin, arena grass track untuk motor ATV, dan hamparan lapangan rumput luas yang bisa digunakan untuk perkemahan.Di lokasi Taman wisata Puncak Bila, terdapat pula puluhan gazebo untuk tempat melepas lelah. Juga ada perahu atau kanoe boat yang bisa digunakan menjelajah danau, kolam renang dengan air dari pegunungan, serta kolam pemancingan bagi anda yang hobi memancing.

setiap wahana permainan di Taman wisata Puncak Bila memiliki tarif tersendiri untuk bisa memanfaatkannya. Misalnya saja untuk Flying Fox anda harus membayar tiket sebesar 15.000 per orang dan untuk Motor ATV, tiketnya sebesar Rp.20.000 per orang. Berwisata ke Taman Wisata Puncak Bila saat ini semakin menyenangkan, terlebih ketika pengelola taman wisata ini membuat spot foto menarik, berupa sepeda raksasa dengan panjang 14,71 meter dan tinggi 7,15 meter. Sport foto Sepeda raksasa ini diklaim sebagai sepeda terbesar di dunia dan telah menjadi ikon baru taman wisata Puncak Bila.

10
July

Hari ini akan memperkenalkan Taman Wisata Puncak Bila.Beberapa waktu yang lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), di Desa Watang Pulu, Sidrap, Sulawesi Selatan. Pada saat peresmian tersebut, Presiden Jokowi kagum akan keindahan alam Perbukitan Watang Pulu dengan 30 kincir angin PLTB. Presiden mengatakan pemandangan tersebut seperti di Negeri Kincir Angin, Belanda. Adanya pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ini menambah potensi keindahan Kabupaten Sidenreng Rappang ( Sidrap) sebagai destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Kabupaten ini sebenarnya punya potensi wisata beragam. Salah satunya yang akan kami perkenalkan kali ini adalah Taman Wisata Puncak Bila.

Taman Wisata Puncak Bila terletak di pegunungan Bila, Kecamatan Bila, Kabupaten Sidrap. Lokasinya 215 kilometer arah utara dari ibukota provinsi Sulawesi Selatan dan dari ibukota kabupaten Sidrap, jaraknya sekitar 36 kilometer dari arah timur. Objek wisata ini memadukan wisata modern dengan perpaduan keindahan alam. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Taman wisata yang telah dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Sulawesi Selatan 2016 lalu punya beragam wahana wisata yang menarik.

sebelum tiba di Taman Wisata Puncak Bila, anda akan melewati deretan hamparan sawah hijau dan perkebunan. Untuk masuk ke lokasi wisata, anda dikenakan tiket masuk Rp.15.000 untuk hari senin hingga jumat. Untuk hari sabtu dan minggu sebesar Rp.20.000. Sedangkan saat hari libur nasional, wisatawan harus membayar Rp. 25.000. Masuk ke Taman Wisata Puncak Bila, Aneka wahana permainan bisa anda nikmati sepuasnya. Ada waterboom bagi yang suka berbasah-basahan, Flying Fox bagi penyuka tantangan adrenalin, arena grass track untuk motor ATV, dan hamparan lapangan rumput luas yang bisa digunakan untuk perkemahan.Di lokasi Taman wisata Puncak Bila, terdapat pula puluhan gazebo untuk tempat melepas lelah. Juga ada perahu atau kanoe boat yang bisa digunakan menjelajah danau, kolam renang dengan air dari pegunungan, serta kolam pemancingan bagi anda yang hobi memancing.

setiap wahana permainan di Taman wisata Puncak Bila memiliki tarif tersendiri untuk bisa memanfaatkannya. Misalnya saja untuk Flying Fox anda harus membayar tiket sebesar 15.000 per orang dan untuk Motor ATV, tiketnya sebesar Rp.20.000 per orang. Berwisata ke Taman Wisata Puncak Bila saat ini semakin menyenangkan, terlebih ketika pengelola taman wisata ini membuat spot foto menarik, berupa sepeda raksasa dengan panjang 14,71 meter dan tinggi 7,15 meter. Sport foto Sepeda raksasa ini diklaim sebagai sepeda terbesar di dunia dan telah menjadi ikon baru taman wisata Puncak Bila.

09
July

Hari ini akan memperkenalkan Gendang Beleq dari Nusa Tenggara Barat. kebudayaan atau tradisi sebuah bangsa merupakan sebuah jati diri bangsa tersebut. Karena dengan adanya budaya, kita tahu siapa kita sebenarnya dan dari mana kita berasal. Budaya dan tradisi Indonesia sangat banyak karena setiap daerah memiliki budaya yang berbeda dan unik. Seperti Nusa Tenggara Barat yang memiliki Gendang Beleq. Lebih tepatnya Gendang Beleq ini berasal dari Suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

kata Beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti besar, karena itu Gendang Beleq berarti gendang yang besar. Pada awalnya, Gendang Beleq dijadikan penyemangat untuk prajurit yang pergi berperang dan yang pulang berperang.

Suara yang dihasilkan dipercaya membuat para prajurit menjadi lebih berani untuk berkorban membela kerajaan. Kini Gendang Beleq digunakan sebagai pengiring dalam upacara adat seperti, pernikahan, khitanan, potong rambut bayi atau aqiqah, dan upacara adat lainnya.

,gendang ini terbuat dari pohon Meranti yang tumbuh subur di Lombok. Gendang Beleq menghasilkan suara yang besar dan bergema. Suara tersebut dihasilkan oleh batang pohon berdiameter 50 cm dan panjang 1,5 m yang bagian tengahnya dilubangi, kemudian dilapisi dengan kulit kambing, sapi, atau kerbau.

Gendang Beleq adalah alat musik tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Oleh karena itu, Gendang Beleq biasa dimainkan bersamaan dengan alat musik lain seperti gong, terumpang, pencek, oncer, dan seruling. Dengan suaranya yang menggelegar, pertunjukan Gendang Beleq menjadi sangat menghibur.

pemain Gendang Beleq disebut “Sekaha”. Sekaha terdiri dari dua orang pemain gendang utama. Para Sekaha tampil dengan menggunakan baju adat tradisional Lombok termasuk “Sapo”, ikat kepala khas Lombok. Meskipun gendang ini berukuran besar, Sekaha tidak kesulitan memainkan Gendang Beleq dengan digantungkan di leher atau bahu.

08
July

Berjumpa lagi dalam Pesona Indonesia. Hari ini kami akan mengajak anda ke Jawa Timur, Khususnya kota Surabaya untuk mencoba kuliner Kupang Lontong, makanan khas Jawa Timur. Kota Surabaya selain terkenal sebagai kota pahlawan juga terkenal dengan wisata kulinernya yang legendaris seperti Kupang lontong. Kupang Lontong adalah kuliner tradisional yang sukar ditemukan di daerah lain selain Jawa Timur, dan itupun hanya ada di beberapa kota saja. Ini karena Kupang merupakan sejenis kerang sungai atau tiram yang hidup berkoloni di lumpur berair asin. Ukurannya kecil sekali. Nama latin dari Kupang atau kerang putih ini adalah Cobula Faba.  

rasa kupang lontong ini sangat gurih dan nikmat. Tapi walaupun demikan, memang jarang sekali kupang lontong tertulis di dalam menu di restoran. Ini karena biasanya Kupang lontong ini hanya dijual di warung atau kaki lima saja.Penyajian Kupang lontong biasanya ditambahkan lentho, yaitu singkong parut yang dicampur kacang tolo, kelapa parut dan bumbu berupa bawang putih, ditambah pula ketumbar, garam serta gula. Kadang pada waktu penyajiannya kupang lontong juga dipadukan dengan sate kerang.kupang lontong yang merupakan makanan khas Surabaya ini banyak ditemui di Pantai Kenjeran.   Sajian Kupang Lontong ini cukup sederhana. Kupang Lontong yang telah direbus, disajikan dengan petis yang dihaluskan dengan bawang putih. Campuran tersebut kemudian diencerkan dengan menambahkan sedikit kuah rebusan kupang . Kemudian ditambah dengan sate kerang serta sambal petis dan juga taburan bawang goreng.          

walaupun banyak orang merasa khawatir alergi karena makan kupang lontong, tetapi masih banyak juga yang tidak melewatkan untuk makan kuliner khas Jawa Timur itu khususnya apabila berkunjung ke Surabaya. Karena mereka percaya bahwa untuk penawar alergi tersebut tersedia air kelapa muda sebagai obatnya. Air kelapa muda bukan saja sebagai pelepas dahaga , tetapi juga berfungsi sebagai penawar racun yang terdapat di dalam kupang.Harga kupang lontong tergolong murah, karena satu piring kupang lontong dihargai Rp. 5000 sampai dengan Rp. 10.000. Jika ditambah sate kerang, per tusuknya hanya Rp. 500 sampai Rp. 1000. Sedangkan untuk es kelapa yang dihidangkan bersama tempurung buah kelapanya dihargai Rp. 10.000, tetapi bila anda hanya ingin segelas air kelapa muda saja, anda cukup membayar Rp. 3000 saja.

06
July

Kue Lompong

Written by
Published in pesona indonesia

Hari ini kami akan memperkenalkan Kue Lompong. Purworejo merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Kabupaten yang berbatasan dengan Wonosobo, Magelang, Kebumen, dan Kulon Progo ini terkenal dengan keindahan air terjunnya. Salah satu objek wisata air terjun disana yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Curug Muncar. Air Terjun setinggi 40 meter ini punya panorama alam yang masih alami. Dibalik keindahan objek wisata air terjunnya, Purworejo kuliner tradisional yang melimpah. Salah satu kulinernya yang wajib anda coba jika berwisata kesana adalah Kue Lompong.Sekilas dilihat dari luar, kue khas Purworejo ini tampak kurang menarik. Bentuknya segi empat. Berbungkus daun pisang kering. Warnanya hitam legam, tidak cerah seperti kue tradisional lainnya di Indonesia. Bahan Utamanya adalah Lompong atau dalam bahasa Indonesia batang daun talas. Batang talas itu dikupas bersih lalu dipotong kecil-kecil. Bahan dasar itu direndam hingga terbebas dari getah. Batang talas lalu direbus hingga menjadi bubur. Selanjutnya, disaring untuk diambil sarinya hingga menghasilkan warna kehitaman. Sari daun talas ini kemudian dicampur tepung merang, tepung ketan, dan gula pasir. Adonan tersebut lalu diaduk dan diberi minyak kelapa atau goreng agar tak lengket saat dikukus. Adonan kue lompong diisi tumbukan kacang tanah dan gula merah, kemudian dikukus dengan bungkus daun pisang kering atau klaras. Adonan kue lompong dikukus selama kurang lebih dua jam.

Klarasyang digunakan pun bukan sembarang klaras melainkan harus klaras yang mengering secara alami di pohonnya. Jika membungkus kue lompong menggunakan klaras yang kering dengan cara dijemur di bawah sinar matahari maka kue lompong akan lebih cepat busuk dan berjamur. Untuk warna hitamnya yang biasanya menggunakan Lompong, kini banyak pedangang yang telah mengganti bahan pewarnanya dengan damen kering atau pohon padi kering yang dibakar, karena dirasa lebih praktis.

ketika disantap, rasa kenyal kue Lompong begitu terasa. Kacang tanahnya gurih dan manis, karena dicampur dengan gula merah. Di Purworejo, kue Lompong dijajakan di pasar-pasar tradisional dan pusat oleh-oleh Purworejo. Kue lompong juga sering dibeli untuk oleh-oleh dan disantap sebagai sarapan. Kue lompong dijual mulai dari Rp 2.000 hingga Rp. 3500 per buah. Jika membeli Kue Lompong sebagai oleh-oleh, kue ini hanya bertahan selama 1 minggu di luar kulkas. Jika terasa mengeras, lebih baik dikukus ulang sebelum dikonsumsi.