pesona indonesia

pesona indonesia (544)

18
May

Pantai Bagedur memiliki pasir pantai yang putih dengan ombak yang tidak terlalu besar. Berbagai jenis pepohonan tumbuh dengan subur dan rindang disekitar pesisir Pantai Bagedur. Pasir pantainya yang padat, memungkinan pantai ini disusuri oleh kendaraan bermotor, sehingga pantai ini sering dijadikan tempat relli motor. Jika anda datang ke lokasi wisata ini dengan kendaraan, anda dapat langsung membawa kendaraan anda ke pinggir pantai sambil menikmati desiran ombak pantai selatan.

dengan hamparan pasir yang luas, pantai ini juga dapat digunakan untuk bermain volley, sepak bola atau permainan sejenis lainnya. Pengunjung dapat bermain pasir dan berenang di bibir pantai dengan bebas karena pantainya yang landai dan tanpa karang

Sebagai lokasi wisata, Bagedur memiliki fasilitas penginapan berupa Cottage. Selain itu, disekitar pantai juga terdapat berbagai warung yang menjual berbagai sajian khas kuliner laut seperti, ikan bakar, cumi-cumi bakar, serta berbagai menu makanan lainnya dengan harga yang relatif terjangkau.

Pantai Bagedur, terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Bisa ditempuh dari Jakarta melalui Tol Tangerang-Merak. Jarak Bagedur dari Jakarta sekitar 200 kilometer dengan waktu tempuh lebih kurang enam jam. Sedangkan jarak dari Serang, Ibukota Banten, sekitar 130 kilometer dengan waktu tempuh 4,5 jam.

17
May

Selain terkenal dengan kuliner rendang, Padang yang terletak di provinsi Sumatra Barat juga memiliki beragam menu untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah lamang tapai.   Di tengah maraknya makanan cepat saji, makanan tradisional yang terbuat dari ketan dan diberi kuah tapai ketan hitam ini masih menjadi primadona di saat berbuka puasa.

makanan khas Padang ini terbuat dari ketan putih yang dibakar dan disajikan lengkap dengan tapai yang terbuat dari ketan hitam. Proses pembuatan Lamang Tapai ini sangat tradisional dan unik. Untuk membuat lamang, diperlukan sebilah ruas bambu muda. Setelah dicuci, beras ketan putih itu dicampur santan kelapa dan daun pandan serta diberi sedikit garam. Kemudian beras itu dimasukkan ke ruas bambu muda yang bagian dalamnya dilapisi daun pisang. Kemudian dituangkan santan ke dalamnya dan lalu dibakar. Membakarnya pun harus hati-hati agar ruas bambu itu tidak sampai terbakar.

Untuk proses pembuatan kuahnya, tapai yang terbuat dari ketan hitam itu lebih dahulu dikukus, lalu ditaburi ragi yang telah dihancurkan hingga menjadi bubuk, kemudian ditutup dengan daun pisang. Didiamkan selama tiga hari di tempat yang kering, hingga jadilah tapai ketan hitam. Lamang terasa lezat dan manis, bercampur sedikit rasa asam. Lamang tapai ini juga mengeluarkan aroma khas yang menggugah selera untuk berbuka puasa.

lamang tapai yang biasanya disajikan di rumah-rumah masyarakat Minangkabau sebagai salah satu menu berbuka puasa, juga sering ditemukan pada hari-hari besar agama dan perayaan adat masyarakat setempat.

12
May

 

VOI PESONA INDONESIA Masjid Wawoangi merupakan masjid tertua di pulau Buton. Lokasinya diatas pegunungan Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Di Atas Angin. Dalam bahasa 'cia-cia', bahasa masyarakat setempat, wawoangi artinya di atas angin, sehingga masjid ini disebut Masjid di Atas Angin. Masjid Wawoangi didirikan oleh Syeh Abdul Wahid di tahun 1527 dan dipercaya sebagai masjid pertama dalam mensyiarkan agama Islam di Pulau Buton.

bangunan Masjid Wawoangi tampak sederhana, meski demikianmasjid ini punya keunikan tersendiri. Semua bangunan masjid terbuat dari kayu, dindingnya terbuat dari bambu-bambu kecil dengan posisi berdiri dan tidak rapat. Bambu ini diikat dengan ijuk pepohonan. Atapnya terbuat dari kayu jati yang tipis dan tidak ada kubah ataupun menara di samping masjid. Di halaman masjid terdapat pohon cendana dan beberapa makam tua . Salah satu dari makam tua tersebut adalah makam ayah Sultan Buton VII, Sultan La Saparagau.

masjid Wawoangi sehari-harinya sudah jarang digunakan warga untuk shalat, karena letaknya lumayan jauh dari perkampungan warga. Namun masjid ini masih tetap dijaga kelestariannya dan dipelihara dengan baik oleh warga Desa Wawoangi. Karena untuk kegiatan-kegiatan adat, masjid ini kerap digunakan. Pada saat bulan suci Ramadhan, Masjid Wawoangi ini biasanya dikunjungi warga yang ingin menjalakan shalat Tarawih.

07
May

Sebagai Negara dengan mayoritas berpenduduk muslim, tentu tak sulit menemukan bangunan Masjid di Indonesia. Dari sekian banyak Masjid yang ada di Indonesia, ada cukup banyak Masjid yang punya arsitektur bangunan yang indah. Sebut saja salah satunya Masjid Agung Madani Pasir Pangaraian di Riau. Masjid Agung Madani Nasional Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pangaraian  ini terletak  di  Pematang Berangan, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau dan merupakan salah satu masjid termegah se-Asia Tenggara. Kemegahannya membuat masjid ini dinobatkan sebagai masjid percontohan di Indonesia.

Masjid Agung Madani Nasional Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pangaraian merupakan ikon Kabupaten Rokan Hulu. Pembangunan MAMIC Rokan Hulu dimulai pada Tahun 2008, dan diresmikan penggunaannya 6 Agustus 2010. MAMIC Rokan Hulu didirikan diatas lahan seluas 22 hektar dengan luas bangunan 15 800 meter persegi dan berdaya tampung mencapai 15.000 hingga 20 000 jemaah. Masjid ini mengadopsi bangunan masjid modern bergaya arabia dengan kubah besar berdiameter 25 meter di atap bangunan utama. MAMIC juga diapit empat menara di setiap sudut bangunan masjid masing masing setinggi 66.66 meter dan ditambah dengan satu menara utama setinggi 99 meter yang terpisah dari bangunan utama masjid. Akses ke bangunan utama masjid ini terdiri dari 9 pintu. Masing masing 3 pintu di tiga sisi bangunan masjid.

Interior Masjid dihiasi dengan berbagai kaligrafi serta lampu gantung seberat 2 ton, terbuat dari Pelat Kuningan dari Italia. Bangunan Masjid juga dihiasi dengan beragam batu hias, seperti Batu Oksi dari Jawa Timur, Batu Akik dari Kalimantan dan Turki, Batu Cris Topas dari Jawa Barat, dan Kalimaya dari Banten. Di bagian pinggir terdapat rantai yang merupakan persatuan umat Islam, 8 bilah pedang sabilillah Khaidir Ali, 16 busur panah Syaidina Ali bin Abi Tholib dan 8 tombak Abu Bakar Assiddiq, ditambah dengan bunga Kusuma lambang kejayaan Islam dan dikelilingi surat Al-Fatihah, surat Al –Kafirun, surat Annas serta 99 Asmaul Husna. Masjid Agung Pasir Pengaraian  selain menjadi tempat beribadah juga menjadi salah satu tempat wisata religi di kabupaten Rokan Hulu dengan salah satu kegiatan wisata menariknya adalah memandang kota Pasir Pagaraian dari ketinggian menara Masjid ini.

03
May

VOI PESONA INDONESIA Bubur kampiun terdiri dari campuran beberapa bubur yang berpadu menghasilkan rasa yang lembut dan manis. Bubur kampiun terdiri dari campuran ketan putih yang dikukus, bubur putih atau bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang atau ubi, bubur kacang hijau atau kacang padi dan bubur candil. Seluruh bubur tersebut kemudian di siram santan dan di atasnya diberi gula merah cair.

di daerah asalnya , Sumatra Barat, bubur kampiun biasa disebut bubua kampiun. Menurut cerita , asal mula nama bubur ini cukup unik. Sekitar tahun 1960 an, pasca perang Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia 1958-1961. Para tokoh adat mengadakan berbagai acara untuk menghilangkan trauma warga, misalnya lomba layang-layang dan lomba membuat bubur. Salah satu peserta lomba kreasi bubur adalah seorang nenek yang tiap hari menjual bermacam-macam bubur . Karena terlambat datang nenek itu tidak bisa membuat bubur untuk lomba kreasi bubur tersebut. Kemudian dia hanya menyusun bubur-bubur sisa jualannya di piring. Pada akhir acara, juri mengumumkan bahwa bubur nenek tersebut yang menjadi juara atau champion. Saat ditanya apa nama bubur kreasinya, nenek tersebut spontan menamainya dengan bubua kampiun. Sejak saat itu, bubur campur –campur tersebut menjadi terkenal dan selain menjadi sarapan, bubur kampiun juga menjadi kuliner buka puasa yang dicari.

Pedagang bubur kampiun biasanya memasak berbagai campuran bubur kampiun sejak dini hari. Semua bahan dimasak secara bersamaan di panci yang berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk membuat bubur kampiun yang komplit paling sedikit ada 6 jenis bahan yang dimasak . Untuk mempersiapkan dan memasak bubur kampiun memang memerlukan ketrampilan khusus. Ini semua agar diperoleh hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Karena harus mengatur mulai dari proses memasak air, pemotongan bahan-bahan, pemerasan santan sampai pengadukan bubur-bubur. Harga semangkuk bubur Kampiun berkisar antara Rp.10.000 -Rp. 15.000.

walaupun bubur kampiun ini bisa ditemukan di banyak tempat di Indonesia, tetapi akan lebih nikmat apabila anda menikmati bubur kampiun ini di mana kuliner ini berasal, yaitu Sumatra Barat.

01
May

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu tujuan wisata bahari di Indonesia. Disana ada beragam objek wisata bahari yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya pulau Lengkuas. Pulau cantik ini berada di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Pulau ini dapat ditempuh dengan perahu motor selama kurang lebih 25 hingga 40 menit dari pantai Tanjung Kelayang. Pantai Tanjung Kelayang sendiri terletak 27 kilometer dari Tanjung Pandan, ibukota kabupaten Belitung. Tiba di pulau Lengkuas, deretan bebatuan granit pinggir pantai akan menyambut anda. Batuan endemik khas pulau Bangka Belitung ini seolah-olah memagari garis pantai.

ada beragam aktivitas wisata seru yang bisa anda lakukan di pulau Lengkuas. Misalnya saja, Anda bisa berkeliling pulau dengan perahu motor atau berjalan kaki menikmati keindahan pulau ini. Pulau Lengkuas memang pulau kecil, hanya seluas 1 hektar. Di pulau Lengkuas, anda bisa berenang, snorkeling dan diving, menikmati keindahan biota lautnya. Kalau kamu suka diving, cobalah ke lokasi bangkai kapal Indomarine yang tenggelam pada tahun 1999. Lokasi ini menjadi salah satu spot favorit para penyelam. Kapal Indomarine sendiri sudah menjadi rumah terumbu karang dan ikan-ikan kecil berwarna-warni. 

selain menikmati keindahan alam pulau Lengkuas, bagi anda pecinta wisata sejarah, cobalah kunjungi kawasan Mercusuar. Mercusuar di Pulau Lengkuas ini dibangun pada tahun 1882 oleh pemerintah Belanda. Sampai sekarang mercusuar ini masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang keluar masuk pulau Belitung. Dengan kontruksi baja dan batu bata, Mercesuar ini punya tinggi 52 meter dan 18 lantai. Untuk masuk, anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 5000. Di setiap lantai terdapat jendela untuk melihat pemandangan luar. Letak jendelanya berbeda di setiap lantai. Jadi, anda bisa melihat keindahan Pulau Lengkuas dan pantainya dari setiap sudut yang berbeda. Setelah sampai di puncak, rasa lelah anda akan terbayar dengan keindahan pemandangan di sekeliling pulau Lengkuas. Ada lautan biru kehijauan dengan hiasan batuan granit di bibir pantai.

27
April

Tari Burung Enggang atau biasa disebut Tari Enggang adalah sebuah tarian Suku Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Tarian ini wajib ditampilkan dalam setiap upacara adat Suku Dayak Kenyah. Tari ini menggambarkan kehidupan sehari-hari burung enggang. Menurut kepercayaan orang Dayak Kenyah, nenek moyang mereka berasal dari langit dan turun ke bumi menyerupai burung Enggang. Oleh karena itu, masyarakat Dayak Kenyah sangat menghormati dan memuliakan burung Enggang. Selain menjadi tarian wajib pada upacara-upacara adat Dayak, Tarian Enggang pun kini sering dibawakan sebagai tari selamat datang untuk menyambut para tamu.

Tari Enggang ditarikan oleh wanita-wanita muda Suku Dayak Kenyah. Ketika menari, mereka mengenakan hiasan diatas kepala bermotif burung Enggang dan anting-anting besar. Selain itu, ketika menari, mereka juga memegang hiasan bulu burung Enggang. Mereka pun menari dengan iringan alat musik tradisional, yakni Sampe, Gendang, dan Gong. Sampe adalah alat musik petik khas Dayak.

Gerakan Tari Enggang menggunakan gerakan dasar dari Burung Enggang. Konsep gerakan dikelompokkan dalam 3 gerakan utama, yakni Nganjat, Ngasai dan Purak Barik. Nganjat adalah sebuah gerakan utama atau gerakan khas dari tarian dayak yang menyerupai burung enggang gading yang membuka menutup sayapnya. Ngasai adalah gerakan yang menyerupai burung enggang yang sedang terbang. Dan Purak Barik adalah sebuah gerakan dasar yang merupakan gerakan perpindahan tempat. Dalam perkembangannya, ada kreasi baru Tari Enggang, namun kreasi ini tidak terlepas dari makna serta filosofi yang terkadung dalam Tari Burung Enggang.

26
April

 

Pantai Dato Majene terletak sekitar 7 Km dari Kota Majene, dan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau sewaan. Kondisi jalan menuju pantai ini sudah baik dan mulus. Pantai Dato Majene terbagai atas 2 bagian, yaitu pantai berpasir putih halus dan pantai beralaskan karang. Keberadaan kontur pantai yang berkarang dan menjorok ke laut menambah pesona Pantai Dato Majene. Terlebih lagi terdapat batu karang raksasa yang terhubung dengan tangga sehingga pengunjung dapat naik dan menikmati pemandangan dari atas.

Pemandangan lain yang menarik di Pantai Dato Majene adalah bongkahan batu karang yang memiliki lubang atau bentuk unik karena dihempas ombak secara terus menerus selama ratusan tahun. Beberapa batu karang raksasa bahkan berdiri menjorok ke arah laut. Anda dapat menaiki bukit karang dengan ketinggian sekitar 20 meter. Dari atas sana anda dapat menikmati pemandangan sekitar Pantai Dato Majene yang cantik. Karena air lautnya yang jernih, anda bisa menikmati ikan-ikan kecil yang berenang di antara terumbu karang. Bila menjelang matahari terbenam, sebaiknya anda naik lagi ke Batu Karang, untuk menyaksikan matahari terbenam. Karena pada saat itu , anda akan menyaksikan pemandangan yang luar biasa indah.

Selain pemandangan indah yang dapat anda saksikan di Pantai Dato Majene, anda juga dapat menyaksikan kegiatan khusus yang diadakan pada bulan Agustus sampai September di pantai ini, yaitu Sandeq race. Sandeq race adalah ajang balap perahu sandeq atau perahu tradisional khas suku Mandar. Pemandangan ini tentu akan menyuguhkan pengalaman dan pemandangan berbeda bagi wisatawan mengingat nilai budaya lokal menunjukkan keistimewaannya dalam bentuk balap perahu tradisional.

Untuk menuju Kabupaten Majene, anda bisa menggunakan pesawat melalui Bandara Tampa Padang di Mamuju atau Bandara Sultan Hasanuddin di Makasar , Sulawesi Selatan . Jarak dari Mamuju ke kota Majene dapat ditempuh menggunakan kendaraan darat dengan waktu tempuh selama tiga jam. Tetapi jika dari Makasar , akan memakan waktu sekitar 6 jam. Jika anda sedang berlibur dan berada di Sulawesi Barat, luangkan waktu untuk menikmati keindahan Pantai Dato Majene yang indah.

25
April

 

Ketan Bintul terbuat dari beras ketan yang dikukus. Untuk mendapatkan rasa yang gurih, pada waktu pengukusan ketan dicampur dengan parutan kelapa dan sedikit garam. Setelah ketan matang, lalu diletakkan pada sebuah wadah atau tempat yaitu bekas karung beras yang terbuat dari plastik , kemudian diletakkan di lantai atau semen yang rata sebagai alas. Ketan yang sudah matang tersebut , masih dalam keadaan panas kemudian ditumbuk halus dengan menggunakan sebuah alu kayu yang ujungnya dilapisi plastik agar tidak lengket.

Yang harus diperhatikan pada waktu menumbuk ketan adalah ketan tersebut jangan sampai kehilangan panasnya, agar pada waktu menumbuk bisa cepat halus dan empuk. Di sini yang dibutuhkan adalah kecepatan dan kecermatan , serta mengerti betul bagian-bagian mana yang belum tertumbuk.

Untuk menumbuk ketan hingga mendapatkan hasil yang bagus dan sempurna dibutuhkan minimal dua orang, satu menumbuk dengan penumbuk kayu dan satunya membolak balik ketan panas agar merata hasilnya. Setelah halus lalu dibentuk segi empat dan dibungkus dengan daun pisang agar awet dan tetap kelihatan putih.

Setelah ketan selesai ditumbuk, siapkan parutan kelapa sesuai kebutuhan , lalu disangrai , yaitu digoreng tanpa minyak goreng, sambil terus diaduk-aduk agar merata matangnya. Kalau sudah kecoklat-coklatan kemudian ditiriskan beberapa menit kemudian digerus sampai halus benar dengan menggunakan alat penggerus yang terbuat dari batu kali. Bila sudah halus tambahkan gula pasir dan garam halus, satukan biar merata benar manis dan asinnya. Untuk menggugah selera tambahkan cabai merah secukupnya, iris kecil-kecil memanjang. Kemudian buatlah bawang merah goreng , tetapi jangan dicampaur dengan kelapa sangrai.

Menjelang berbuka puasa, sajikan uli yang sudah dibentuk segi empat, beri taburan kelapa sangrai atau bintul, irisan cabai merah dan goreng bawang merah; sambil ditemani segelas kopi atau segelas teh manis, kelezatannya dijamin bisa menghilangkan langsung lapar dan haus setelah seharian berpuasa. Akan lebih nikmat bila ditambah dengan kuah semur daging yang kental. Semur adalah hidangan daging rebus yang diolah dalam kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis,bawang merah, bawang Bombay, pala dan cengkeh.

Pada bulan Ramadhan, anda dengan mudah dapat menjumpai penjual ketan bintul ini di sepanjang daerah pinggiran pasar lama Serang , dijual dengan harga Rp. 1000 untuk 3 potong ketan bintul ini.

23
April

Danau laut Tawar atau dalam Bahasa Gayo, Aceh di sebut Danau Lut Tawar merupakan danau tektono-vulkanik yang terbentuk bersamaan Sesar Semanko. Danau yang terletak di dataran tinggi Aceh, diketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut ini berada di bibir Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau propinsi paling ujung barat Indonesia. Luasnya mencapai 5.472 hektar dengan panjang 17 kilometer dan lebar 3,219 kilometer. JIka kita berkunjung ke Lut Tawar, mata akan dimanjakan pemandangan danau yang indah, dikeliling pegunungan dengan hawa sejuk. Bila kita berkeliling, butuh waktu hingga dua jam dengan perahu. Namun, dijamin tidak akan membosankan karena ada hutan pinus yang mengawal danau ini. Pastinya, ada aktivitas nelayan mencari ikan di danau ini.

Selain memberikan keindahan alam danau, disekitar Danau juga terdapat beberapa objek wisata lainnya yang patut dikunjungi. Sehingga waktu berkeliling akan lebih lama danau lut tawar, bila kita singgah ke beberapa goa yang ada di sekitar. Sebut saja Loyang Peteri Pukes, Loyang Koro, Loyang Peteri Ijo, Loyang Perupi atau Goa Ular, Loyang Ujung Karang, dan Loyang Mendale. Semua goa itu memiliki legenda tersendiri bagi masyarakat Gayo. Lelah berkeliling danau, kita juga bisa melihat danau dari tempat tinggi. Seperti dari bukit Bur Gayo, dari sana akan terlihat Kota Takengon dan Danau Lut Tawar yang luas. Dipastikan, Lut Tawar merupakan muara bagi 25 aliran sungai yang mengalir ke Krueng Peusangan di Kabupaten Bireuen. Di sekitar danau juga ada warung kopi Arabica Gayo, salah satu kopi terbaik dunia. Kopi-kopi tersebut berasal dari kebun di Kabupaten Aceh Tengah yang bertetangga dengan Kabupaten Bener Meriah. Lut Tawar bukan hanya menjanjikan keindahan alam, tapi juga memiliki banyak situs budaya. Ini sebagaimana penemuan fosil manusia yang hidup pada 7.400 tahun yang lalu di Gua Loyang Mandale, dan objek wisata budaya lainnya.

Untuk berkunjung ke danau Lut Tawar terlebih dahulu kita harus terbang menuju Bandara Iskandar Muda Banda Aceh. Lalu kita menggunakan transportasi bus umum atau menyewa mobil buat ke Takengon dengan jarak tempuh sekitar 8 sampai 9 jam. Atau bisa juga melalui Kota Medan ibukota Sumatera Utara dan jarak tempuhnya juga lebih singkat, yaitu sekitar 3-4 jam dengan menggunakan jalur darat. Saat ini, geliat wisata di Danau Lut Tawar terus tumbuh. Budaya lokal masyarakat Gayo yang memiliki nilai seni tinggi sangat mendukung keindahan alamnya. Kini, hampir setiap tahun, pemerintah daerah menggelar Festival Lut Tawar untuk memperkenalkan Lut Tawar ke masyarakat luas, tentunya dengan tetap menjaga keasrian danau di dataran tinggi ini. Salah satu cara menjaga danau yang telah ada sejak belasan ribuan tahun ini adalah dengan mengembangkan wisata. Masyarakat mendapatkan penghasilan dari kegiatan wisata sehingga tidak merusak danau atau hutan di sekitarnya. Demikiankan lah pesona Indonesia kali ini sampai jumpa dengan tema yang menarik lainnya.