pesona indonesia

pesona indonesia (545)

20
December

VOI PESONA INDONESIA Brekecek adalah salah satu masakan tradisional khas Cilacap Jawa Tengah yang menggunakan kepala ikan, yaitu ikan Jahan sebagai bahan dasarnya. Makanan ini sangat unik dan memiliki cita rasa yang khas, sehingga masyarakat Cilacap dan sekitarnya juga wisatawan asing yang datang ke sana menggemari masakan ini.

selain mempunyai cita rasa yang khas, nama Brekecek juga sangat unik, sehingga membuat orang yang tidak tahu menjadi penasaran dan ingin mencicipinya. Konon, nama Brekecek diambil dari kata Brek yang mempunyai arti dijatuhkan atau diletakkan dan Kecek yang berarti dikecek atau dicampur.

ada dua jenis Brekecek, yaitu Brekecek ikan dan brekecek basur atau itik serati. Walaupun bahan dasar yang digunakan tidak sama, tetapi bumbu yang digunakan tetap sama. Bumbu tersebut juga akan disesuaikan dengan bahan dasarnya sehingga memiliki cita rasa yang cocok dengan bahan dasarnya. Jenis Brekecek yang paling digemari dan dijual adalah Brekecek ikan. Karena Cilacap merupakan daerah pesisir pantai dan penghasil ikan, maka mudah mencari bahan dasar yang akan digunakan.

kuah brekecek mempunyai rasa yang khas gurih, manis dan pedas . Rasa ini meresap ke dalam ikan atau daging itik, sehingga memberikan kelezatan tersendiri pada masakan ini. Aroma rempah yang terasa pada kuahnya juga menambah nikmatnya Brekecek ini. Apalagi bila Brekecek ini disajikan bersama dengan nasi hangat. Karena menggunakan kepala ikan sebagai bahan dasarnya, maka pada waktu menikmatinya banyak orang yang suka menyeruput kepala ikan ini. Itulah yang menjadi sensasi dalam menikmati brekecek ini.

Brekecek sangat mudah ditemukan di daerah Cilacap Jawa Tengah, karena di sini banyak warung makan yang menyajikan makanan tradisional ini. Sejalan dengan perkembangan jaman, Brekecek juga disajikan di hotel-hotel dan restoran di daerah Cilacap yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan kuliner ini

15
December

Pesona Indonesia kali ini, akan memperkenalkan kepada anda objek wisata yang saat ini sedang viral di media sosial di Indonesia. Letaknya di kabupaten Pengalengan, Jawa Barat. Sempat viral di media sosial, karena objek wisata bernama Wayang Windu Panenjoan menawarkan beragam spot selfie dengan panorama indah perkebunan teh di segala penjuru dan suasana alam yang asri. Kata “panenjoan” sendiri berarti selayang pandang atau penglihatan. Jadi sejauh mata memandang, keasrian, dan kesejukan yang terlihat.


Wayang Windu Panenjoan terletak di Kebun Teh Kertamanah yang memiliki luas mencapai 13 hektar dan berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Harga tiket masuknya adalah Rp 10.000 per orang, dengan tarif parkir Rp 3.000 untuk sepeda motor, dan Rp 5.000 untuk mobil. Ada beragam aktivitas wisata menarik yang bisa dilakukan disana. Anda bisa menikmati suasana asri Pengalengan. Bagi yang suka foto, disini tersedia beragam spot selfie. Ada menara pandang tinggi yang terbuat dari kayu. Dari sana anda bisa melihat pemandangan Pangalengan dari ketinggian sekaligus berfoto dengan latar belakang alam yang hijau. Ada pula jembatan kayu yang melintang di atas hamparan kebun teh. Selain itu ada juga ornamen menyerupai pintu yang terbuka yang terbuat dari kayu. Selain berfoto dengan latar belakang langit cerah Pangalengan, jangan lupa juga menantikan momen sunset yang jadi ikon dari Wayang Windu Panenjoan.

Anda juga bisa datang pada malam hari, untuk mendapatkan lukisan langit malam yang indah dengan bintang- bintang yang terang. Selain spot foto, ada pula wahana wisata lainnya yang bisa dicoba. Pengelola menyediakan wahana ATV mengelilingi kawasan Wayang Windu Panenjoan. Tarifnya Rp 50.000 untuk satu putaran. Setiap putaran jaraknya kurang lebih 1,2 kilometer. Jika ingin berkemah, anda juga bisa melakukannya di sini. Tersedia beberapa spot yang bisa digunakan sebagai camping ground. Untuk tarif camping ground terdiri dari tiket masuk Rp 20.000, belum termasuk biaya keamanan Rp 10.000. Ada pula biaya parkir Rp 6.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Wayang Windu Panenjoan punya fasilitas yang lengkap, seperti toilet, mushola, rumah makan,hingga gazebo. Bagi anda yang suka foto dan panorama alam yang asri, Wayang Winduu Panenjoan cocok menjadi destinasi wisata anda selanjutnya.

13
December

Kali ini saya akan memperkenalkan kepada anda salah satu kuliner tradisional khas Gorontalo yang melegenda,  bernama Llabulo. Kuliner yang berbahan utama tepung sagu ini, selain merupakan makanan kegemaran raja-raja Gorontalo juga sebagai menu favorit untuk berbuka puasa.

Llabulo merupakan makanan yang terbuat dari tepung sagu yang ditambahkan aneka isi seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi atau ampela yang kemudian diberi bumbu rempah khusus. Proses memasak dari makanan ini adalah dengan cara membungkus menggunakan daun pisang dan direbus. Tetapi bagi yang lebih suka dengan cita rasa makanan yang dibakar, anda bisa membakarnya sesuai dengan selera. Oleh karena itu tidak mengherankan, jika makanan ini selalu diburu oleh wisatawan dan warga lokal, terlebih pada bulan Ramadhan.

liabulo yang merupakan makanan khas Gorontalo   berbungkus daun pisang ini, sebenarnya bisa dimakan langsung karena telah matang setelah proses perebusan. Tetapi tidak jarang masyarakat juga bisa mengolahnya lagi dengan dibakar maupun digoreng. Llabulo yang berisi adonan sagu, air kaldu, hati, ampela , lemak ayam beserta bumbu halus seperti bawang putih , bawang merah, cabe, lada dan garam sangat cocok bila dinikmati bersama makanan pendamping berupa bubur jagung. Bubur Jagung yang di Gorontalo dikenal dengan Binte Biluhuta berisikan sayuran , ikan cakalang, udang , jagung manis , tomat dan kemangi.

Llabulo yang mempunyai tekstur kenyal dengan rasa sedikit pedas ini berharga sekitar Rp. 5000 sampai dengan Rp. 7500 per bungkus. Ini juga bisa dijadikan oleh-oleh karena bisa bertahan kurang lebih 3 hari walaupun tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Oleh karena itu bila Anda berkunjung ke Gorontalo, cicipilah llabulo ini, karena tidak lengkap jika belum mencicipi kuliner khas Gorontalo tersebut.

10
December

Kota Bandung, Jawa Barat merupakan salah satu tujuan wisata di pulau Jawa, termasuk wisata kuliner. Berbagai menu makanan murah dan enak mudah dijumpai di kota Bandung. Dari kuliner khas sampai makanan barat. Edisi pesona Indonesia kali ini akan memperkenalkan kepada anda salah satu kuliner khas Bandung, yang mudah dijumpai, bahkan di pinggir-pingir jalan, yakni Cireng. Cireng berasal dari bahasa Sunda yang artinya adalah Aci Goreng. Dinamakan demikian, karena bahan utama pembuatnya adalah tepung aci atau tepung kanji yang dicampur dengan sedikit tepung terigu, air, merica, garam, bawang putih dan daun bawang.

Kuliner ini berbentuk bulat. Rasanya gurih, kenyal dan enak. Meski terkesan sederhana, kuliner ini disukai oleh banyak orang. Seiring berjalannya waktu, jajanan khas Sunda ini semakin berkembang. Beberapa orang menambah isi pada cireng, sehingga kuliner ini memiliki variasi rasa yang beragam. Ada rasa dan isi daging ayam, daging sapi, sosis, baso, hingga keju dan ayam teriyaki  

Cireng paling enak disajikan saat masih hangat. Cireng disantap sambil dicocol bumbu kacang, saus sambal, bumbu rujak, atau bumbu lainnya. Cireng bisa juga dimakan langsung atau original. Kuliner ini tidak hanya mudah dijumpai di pinggir jalan. Kini Cireng juga dijual secara online. Harganya relative murah, sekitar Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000 per bungkus tergantung jenis variasi isian cireng itu sendiri.

30
November

Ngobeng adalah tradisi menghidangkan makanan dalam kegiatan adat Palembang, seperti dalam acara pernikahan, khitanan, syukuran, dan perayaan hari-hari keagamaan.

Tradisi ini diperkirakan dimulai pada era Kesultanan Palembang Darussalam dan merupakan tradisi Islam yang telah terasimilasi dengan budaya lokal, yakni makan bersama menggunakan tangan secara langsung sambil duduk bersila sesuai sunnah Nabi Muhammad.

secara teknis, ngobeng dilakukan dengan mengoper hidangan ke tempat makan yang dilapisi taplak meja. Mengoper tersebut bertujuan agar makanan segera tiba dan meringankan orang yang membawanya.  Ada orang yang bertugas membawa baskom atau ceret berisi air untuk tamu mencuci tangan. Sebab, tamu makan tanpa menggunakan sendok.

Satu hidangan dalam ngobeng ditujukan bagi delapan orang agar hadirin tetap dapat menjangkau sajian yang telah dihidangkan penyelenggara acara. Sajian makanan dalam ngobeng berupa iwak (lauk), pulur (sayur, sambal, dan buah-buahan), serta nasi putih atau nasi minyak yang dihidangkan di dalam dulang yang diletakkan di tengah-tengah hidangan.

tradisi ngobeng sudah mulai jarang dilakukan dan masyarakat Palembang, terutama muda-mudinya, tidak begitu mengenal tradisi ini karena penyajian makanan dalam berbagai acara di Palembang semakin tergantikan dengan metode prasmanan.

29
November

Dalam bahasa Sunda, bubuy berarti   memasak dalam bara sekam. Jadi bubuy hayam atau bubuy ayam adalah ayam yang dimasak dalam bara sekam selama enam jam. Kunci dari cita rasa bubuy ayam ini terletak pada rempah-rempah dan bumbu-bumbunya. Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, dan kemiri, semuanya itu ditumbuk halus dan dicampur dengan telur ayam kampung agar menambah cita rasa. Kemudian sebagian bumbu halus tersebut dibalurkan ke kulit ayam agar meresap sempurna. Sisa bumbu tadi ditambah daun kemangi, lengkuas dan serai dan dimasukkan ke dalam perut ayam. Setelah itu ayam  kemudian dibungkus dengan daun pisang yang berlapis-lapis agar pada waktu di masak dalam sekam isinya tidak bocor keluar. Ayam yang sudah dibungkus kemudian dimasak dengan cara dikubur dalam bara sekam selama 6 jam. Setelah 6 jam biasanya aroma bubuy hayam sudah tercium dan daging ayam sudah lunak. Bubuy ayam yang sudah masak biasanya diambil dengan menggunakan sendok semen, karena panasnya. Apabila hendak membeli bubuy hayam sebagai oleh-oleh, anda harus pesan dulu sehari sebelumnya. Untuk 1 ekor bubuy ayam anda cukup membayar Rp. 130.000, harga yang sepadan dengan bahan yang berkualitas dan pembuatannya yang terbilang rumit .

proses memasak dengan cara dibubuy ini selain membuat bumbu jadi lebih meresap, makanan juga jadi lebih menyehatkan. Sekam yang digunakan untuk mengubur ayam yang sudah dibungkus daun adalah gabah sisa panen padi dan serbuk kayu. Sekam sudah dijadikan abu terlebih dahulu agar panasnya bisa tersebar dengan merata. Pada waktu menghidangkan, bungkusan bubuy ayam diletakkan di atas nampan, daun pisang kemudian digunting dan dibuang bagian yang gosong. Bubuy ayam yang sudah matang ini, berwarna kuning dan dagingnya sangat lunak, bahkan kalau diambil tulangnya bisa langsung lepas. Biasanya bubuy hayam ini disuguhkan dengan nasi putih, lalapan timun, daun tespong dan tahu tempe goreng. Karena bubuy ayam ini tidak pedas maka dapat ditambahkan sambal dadak dan sambal tomat .

apabila anda sedang berada di Subang, anda harus mencoba bubuy ayam yang menjadi kuliner legendaris khas Subang ini. Selain bubuy ayam ini menyehatkan, rasanya juga dijamin membuat anda ketagihan . Pendengar demikian Pesona Indonesia hari ini, kita berjumpa lagi besok.

24
November

Sebagai negara maritim, masyarakat Indonesia mengenal beragam metode penangkapan ikan. Ada yang memancing, menjala, menombak ikan hingga membuat lingkaran di laut. Metode dengan dengan cara membuat lingkaran ini merupakan tradisi suku Kei yang tinggal di Kabupaten Maluku dan Kota Tual. Tradisi turun temurun ini pun hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat dan kini menjadi daya tarik wisata.

Wer Warat atau tarik tali adalah tradisi menangkap ikan dengan cara tradisional dari masyarakat suku Kei dengan memanfaatkan rotan yang dililitkan janur kuning kelapa. Rotan yang sudah dililit janur kuning kelapa akan dibentangkan di laut oleh kelompok warga, kemudian bentangan tersebut ditarik ke arah darat hingga membentuk lingkaran.
Dari lingkaran tersebut, warga membentuknya menjadi lingkaran kecil
untuk mengarahkan ikan yang berada dalam lingkaran masuk kedalam satu tempat yang disebut sero yaitu tempat warga akan mengambil ikan.

ikan yang didapatkan dari Tradisi Wer Warat, akan dikumpulkan dan kemudian dibagi ke masyarakat yang hadir pada acara tersebut. Tradisi ini baru saja dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Soinrat , Kecamatan Kei Besar pada 12 dan 13 November kemarin di pulau Karodi. Masyarakat di Ohoi Soinrat sendiri telah mempersiapkan Wer Warat ini selama kurang lebih 3 minggu. Semua material yang digunakan pun merupakan bahan alami yang diperoleh dari hutan. Mulai dari rotan, kayu penyangga, bambu, tali hutan, dan lain-lain.



23
November

Danau Linow berlokasi di Kabupaten Tomohon, Minahasa, Sulawesi Utara. Banyak orang yang menyebut bahwa danau ini menjadi surga yang tersembunyi di Tomohon.

Danau ini memiliki kandungan kadar belerang yang sangat tinggi. Kadar belerang tinggi tersebut membuat warna di danau selalu berubah-ubah. Itulah yang membuat danau ini terlihat bercahaya. 

kata Linow dari Danau Linow berasal dari Bahasa Minahasa. Linow berasal dari kata Lilinowan yang memiliki arti tempat berkumpulnya air. Warna yang berubah-ubah dari hijau, biru, dan kuning kecoklatan akan membuat setiap pengunjung yang datang takjub melihat keelokan tersebut.

Objek wisata ini memiliki keindahan yang luar biasa. Karakteristik air dari Danau Linow yang unik dan memiliki banyak warna membuat para wisatawan yang datang terkagum-kagum karenanya. Itulah mengapa tempat ini selalu ramai ketika liburan sekolah atau pun liburan nasional tiba.

jalan dan rute menuju Danau Linow cukup mudah. Jika Anda datang dari Bandara Sam Ratulangi, Anda bisa menggunakan transportasi umum untuk menuju Kota Tomohon. Danau ini berjarak antara 37 km dari kota Tomohon.

Harga tiket masuk dari Danau Linow pun terbilang cukup murah. Anda hanya perlu membayar 25.000 rupiah untuk memasuki kawasan ini.

18
November

Pulau Koaba

Written by
Published in pesona indonesia

VOI PESONA INDONESIA Nusa Tenggara Timur merupakan surga bagi para pecinta alam, keanekargaman hayati dan kedamaian dengan suguhan surga dunia yang membentang dari udara, darat hingga dasar lautnya yang merupakan impian semua orang hingga mampu menarik perhatian turis mancanegara karena pesona alam dan sejuta keanekaragaman hayati yang ditawarkan salah satu propinsi paling eksotis di Indonesia Timur ini. Manggarai Barat juga merupakan wilayah yang menyuguhkan deretan wisata eksotis salah satunya yaitu Pulau Koaba atau juga dikenal dengan pulau kalong yang berlokasi tidak jauh dari Taman Nasional Komodo yang masuk dalam 7 keajaiban dunia dan merupakan habitat besar bagi para kelelawar raksasa atau disebut juga kalong yang menghuni deretan pohon eksotis di dalam pulau tersebut.

Lokasi detail wisata ini terletak di Kabupaten Manggarai tepatnya di kawasan hutan lindung Mbeliling di Labuan Bajo. Untuk sampai di pulau dengan ribuan kelelawar buah ini, Anda akan disuguhkan pemandangan eksotis. Apabila anda berangkat menggunakan pesawat, dapat turun di bandara terdekat atau disarankan turun di Denpasar. Dari Bali Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur. Sesampai di sana, naik bis umum ke pelabuhan Labuan Bajo lalu dilanjut dengan speedboat atau kano menuju Pulau Koaba sejuah 8 km atau memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan air. Memang aga jauh namun sesampainya disana Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah. 

Pulau kecil dengan rimbunan hutan lebat dan dikelilingi air biru laut yang berisikan jutaan satwa dan tumbuhan laut ini merupakan rumah bagi ribuan kelelawar besar atau kalong yang pada siang hari bertengger di pepohonan dan berkeliaran pada petang hingga malam hari untuk berburu. Meskipun dihuni ribuan kelelawar, banyak pengunjung mengatakan sedikit susah bertemu dengan kelelawar karena kehidupan malam para nocturnal itu yang sulit dijelajahi. Namun, anda dapat mencoba untuk melihat sekitar pukul 6 petang. Tidak ada fasilitas penginapan di pulau ini jadi sangat disarankan bagi Anda untuk menikmati beberapa spot diving di wilayah pulau tersebut sambil menunggu munculnya sang makhluk malam. Pengelola wisata di dekat pelabuhan tentu telah menyediakan sewa masker, fin, pelampung, tabung gas hingga pakaian menyelam dan renang. Menghabiskan waktu di kawasan wisata alam seperti Pulau Koaba ini merupakan pilihan paling tepat untuk dapat melihat langsung kebesaran Tuhan yang memberikan keistimewaan bagi Indonesia dengan beragam budaya, pesona alam dan keanekaragaman hayati.

17
November

VOI PESONA INDONESIA  Wanawisata Kampung Rahong. Area wanawisata Kampung Rahong seluas 4,5 hektar dan terbagi dalam enam klaster berbeda. Setiap klaster punya aktivitas unggulan. Kawasan Hutan Pinus Rahong misalnya, ada beberapa permainan. Seperti paint ball, flying fox. Ada juga fun game yang harganya tergantung pada permintaan permainan masing-masing pengunjung. Hutan Pinus Rahong digunakan untuk area camping ground. Tarif per malamnya yakni Rp 20.000 per orang. Harga tersebut belum termasuk harga tiket masuk senilai Rp 5.000.

Klaster Datar Pinus khusus untuk kegiatan camping. Ada dua jenis kegiatan camping yang bisa dilakukan, yakni camping seperti biasa dengan tenda dome bersama keluarga. Kedua adalah camping dengan kendaraan yang bisa dibawa masuk ke dalam area atau Jeep Camp.

Selanjutnya adalah Wisata Alam Singkur. Klaster ini terletak di pinggir Sungai Palayangan. Disini anda bisa menggunakan ban menelusuri derasnya air Sungai Palayangan. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 90.000 per orang tergantung jumlah orang yang ikut serta fasilitas dan jarak yang ditempuh. Selain itu ada juga kegiatan rafting, dalam satu paket rafting sudah termasuk konsumsi, alat pengaman, pemandu, asuransi, dan transportasi lokal. Jika ingin memacu adrenalin tapi tidak mau basah-basahan, ada paket offroad seharga Rp 200.000 per orang. Dengan rute Gambung – Situ Cileunca atau Gunung Tilu – Warnasari, Situ Cileunca. Selain menikmati segarnya air Sungai Palayangan, anda juga bisa berjalan-jalan di hutan pinus yang ada di sekitar area sungai.
Selanjutnya ada klaster Bukit Rahong. Biasanya klaster ini dimanfaatkan hanya untuk area berswafoto saja. Ada bebeapa instalasi spot foto yang disiapkan pengelola. Bagi anda yang ingin menginap, namun tak ingin menginap dengan tenda, anda juga bisa memilih beberapa kabin yang tersebar di klaster Wisata Alam Singkur dan Wisata Kampung Singkur. Di Wisata Alam Singkur, ada beberapa kabin sederhana dengan harga yang cukup terjangkau. Kabin kecil dari bambu tersebut dihargai sekitar Rp 250.000 per malamnya. Jika ingin menginap dalam jumlah besar, ada juga kabin besar dengan harga sekitar Rp 1,5 juta per malam. Namun kabin tersebut bisa menampung hingga 20 orang dengan fasilitas lengkap berupa toilet, televisi, audio karaoke, hingga sarapan. Selain area camping, Wisata Kampung Singkur juga punya fasilitas penginapan semacam glampingyaituglamour camping. Harganya sekitar Rp 600.000 per unit untuk kapasitas empat orang.




Page 9 of 39